PROKALTENG.CO-Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin bersiap menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan yang tersisa sekitar dua pekan lagi.
Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Muhammad Tambrin mengatakan, terdapat peningkatan porsi menu berbuka puasa tahun ini.
Pihaknya menyebut, akan menyiapkan 1.000 porsi Bubur Sabilal, termasuk satu butir telur dan dan porsi bubur yang sedikit lebih besar dibanding tahun sebelumnya.
Selain memastikan pelayanan jemaah, khususnya umat muslim tetap terlayani maksimal, Bubur Sabilal ini dikatakan sudah menjadi kerinduan masyarakat dari berbagai penjuru Kalsel.
“Kita siapkan 1.000 porsi perhari penuh selama bulan Ramadhan, ini kerinduan masyarakat untuk menikmati Bubur Sabilal saat berbuka puasa,” ujarnya Tambrin usai ibadah malam Nisfu Syaban. Senin (2/2/2026).
Terlebih jika memasuki akhir pekan, Tambrin memperkirakan jemaah berbuka puasa biasanya lebih banyak, namun pihaknya tetap berkomitmen untuk melayani jemaah semaksimal mungkin, baik dari fasilitas maupun kecukupan konsumsi.
“Akhir pekan biasanya lebih dari seribu, nanti kita perlebar sampai teras teras masjid. Kita layani secara maksimal,”tegasnya.
Sebelum melaksanakan buka puasa bersama setiap hari, doa dan ibadah rutin tetap dilakukan, termasuk pembacaan Surat Yasin dan tahlil. (jpg)
PROKALTENG.CO-Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin bersiap menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan yang tersisa sekitar dua pekan lagi.
Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Muhammad Tambrin mengatakan, terdapat peningkatan porsi menu berbuka puasa tahun ini.
Pihaknya menyebut, akan menyiapkan 1.000 porsi Bubur Sabilal, termasuk satu butir telur dan dan porsi bubur yang sedikit lebih besar dibanding tahun sebelumnya.
Selain memastikan pelayanan jemaah, khususnya umat muslim tetap terlayani maksimal, Bubur Sabilal ini dikatakan sudah menjadi kerinduan masyarakat dari berbagai penjuru Kalsel.
“Kita siapkan 1.000 porsi perhari penuh selama bulan Ramadhan, ini kerinduan masyarakat untuk menikmati Bubur Sabilal saat berbuka puasa,” ujarnya Tambrin usai ibadah malam Nisfu Syaban. Senin (2/2/2026).
Terlebih jika memasuki akhir pekan, Tambrin memperkirakan jemaah berbuka puasa biasanya lebih banyak, namun pihaknya tetap berkomitmen untuk melayani jemaah semaksimal mungkin, baik dari fasilitas maupun kecukupan konsumsi.
“Akhir pekan biasanya lebih dari seribu, nanti kita perlebar sampai teras teras masjid. Kita layani secara maksimal,”tegasnya.
Sebelum melaksanakan buka puasa bersama setiap hari, doa dan ibadah rutin tetap dilakukan, termasuk pembacaan Surat Yasin dan tahlil. (jpg)