PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO ā Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng)Ā mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya terpaku pada capaian indeks prestasi kumulatif (IPK). Di tengah tantangan dunia kerja dan dinamika sosial yang terus berubah, mahasiswa didorong mengembangkan soft skills, integritas, serta kepedulian sosial sejak masih di bangku kuliah.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Herson B Aden, menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak bisa diukur dari nilai akademik semata. Menurutnya, kemampuan nonakademik justru menjadi bekal penting agar lulusan mampu beradaptasi dan berkontribusi di masyarakat.
āIPK memang penting, tapi bukan segalanya. Mahasiswa juga harus mampu membangun soft skills, menjaga integritas, dan memiliki kepedulian sosial,ā ujar Herson, Jumat (23/1/2026).
Ia menyebut, masa perkuliahan adalah momen strategis untuk membentuk karakter dan meningkatkan kapasitas diri di luar ruang kelas. Keterlibatan dalam organisasi, kegiatan sosial, dan pengembangan jejaring menjadi bagian dari proses pembelajaran yang tidak kalah penting.
āManfaatkan masa kuliah untuk membangun karakter, memperluas relasi, dan memahami kondisi sosial di lapangan,ā katanya.
Herson menambahkan, kemajuan Kalimantan Tengah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. SDM yang unggul, beretika, dan peka terhadap persoalan sosial menjadi kunci pembangunan berkelanjutan.
āPembangunan berkelanjutan membutuhkan SDM yang berkualitas dan berintegritas,ā lanjutnya.
Sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas pendidikan, Pemprov Kalteng terus menyiapkan berbagai program strategis. Salah satunya melalui penyaluran beasiswa bagi mahasiswa di wilayah Kalimantan Tengah.
āPada 2026, kami menargetkan penyaluran beasiswa bagi sekitar 10 ribu mahasiswa di Kalteng sebagai investasi jangka panjang daerah,ā tutup Herson. (adr)


