PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah merilis Buku Pintar Kelautan dan Perikanan Tahun 2025 dalam kegiatan yang digelar di Aula Dislutkan Kalteng, Jumat (19/12).
Rilis buku tersebut disampaikan oleh Plt Sekretaris Dislutkan Kalteng, Indrafatriadinata, mewakili Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni.
Indrafatriadinata menjelaskan bahwa Buku Pintar ini merupakan kompilasi data strategis sektor kelautan dan perikanan yang disusun secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sejak tahun 2021, Dislutkan Kalteng telah menyusun Buku Pintar sebagai panduan. Isinya merupakan kompilasi data produksi perikanan, baik budidaya, pengolahan, hingga data pengelolaan pemerintah yang telah melalui proses verifikasi dan validasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, data yang disajikan dalam Buku Pintar telah melalui proses validasi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sehingga akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini sekaligus menjadi wujud keterbukaan informasi publik Dislutkan Kalteng.
“Melalui buku ini, pelaku usaha, perangkat daerah, hingga masyarakat luas dapat melihat secara transparan apa yang telah dan sedang dilakukan Dislutkan Kalteng,” tambahnya.
Buku Pintar Kelautan dan Perikanan 2025 memuat data produksi perikanan tangkap dan budidaya, termasuk komoditas unggulan seperti ikan dan udang vaname, data pelaku usaha, data pengolahan, serta informasi bantuan yang telah disalurkan Dislutkan Kalteng pada tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, buku ini juga memuat program dan inovasi perikanan yang dijalankan pemerintah daerah.
“Buku ini sangat informatif dan juga kami hadirkan sebagai referensi bagi investor. Investor dapat melihat langsung potensi perikanan Kalimantan Tengah melalui data produksi yang valid,” jelas Indrafatriadinata.
Menurutnya, keunggulan Buku Pintar ini terletak pada penyajian data yang telah dirangkum secara ringkas namun memuat informasi prioritas dan penting. Penyusunan data juga melibatkan koordinasi lintas instansi, seperti BPS, Diskominfo, dan Bapperida.
“Kami berharap Buku Pintar ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan sebagai sumber informasi yang komprehensif,” ujarnya.
Ke depan, Buku Pintar Kelautan dan Perikanan 2025 akan dipublikasikan secara luas dan dapat diunduh melalui laman resmi Dislutkan Kalteng, serta dibagikan melalui tautan di media sosial.
“Tidak ada yang ditutupi. Seluruh data yang disajikan dalam Buku Pintar ini dapat dipertanggungjawabkan dan menjadi gambaran nyata pembangunan sektor kelautan dan perikanan dalam mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang berkah, maju, dan sejahtera,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni mengatakan, Buku Pintar Kelautan dan Perikanan Tahun 2025 merupakan wujud komitmen Dislutkan Kalteng dalam menghadirkan keterbukaan informasi publik yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
”Buku ini disusun berbasis data yang telah melalui proses verifikasi dan validasi lintas instansi, sehingga dapat menjadi rujukan yang kredibel bagi seluruh pemangku kepentingan,” terangnya.
Ia menambahkan, kehadiran Buku Pintar tersebut diharapkan mampu mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan, sekaligus menjadi referensi bagi pelaku usaha dan investor untuk melihat potensi sektor kelautan dan perikanan di Kalteng.
Dengan penyajian data yang ringkas, informatif, dan transparan, Dislutkan Kalteng optimistis Buku Pintar ini dapat berkontribusi dalam mendorong pembangunan daerah menuju Kalteng yang berkah, maju, dan sejahtera. (hfz)


