29 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Gubernur Tanggung Semua Biaya Pengobatan Korban Kerusuhan di Bangkal

PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), tak hanya memberi dukungan dan simpati kepada korban kerusuhan di Bangkal. Tapi juga memberi bantuan medis. Dengan merawat dan merujuk korban kerusuhan ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Ini dilakukan agar mendapat penanganan medis yang maksimal. Gubernur Sugianto Sabran dan Pemprov Kalteng menanggung semua biaya pengobatan dan mobilisasi serta memberi tali asih pada keluarga korban.

Gubernur mengatakan Pemprov turun secara langsung dengan mengunjung korban luka di RSUD Doris Sylvanus, Palangkaraya.  “Kami ajak bicara, dalam keadaan sehat dan karena RS Doris tidak bisa menangani, kami merujuk yang bersangkutan (korban) ke Banjarmasin,” kata Gubernur, Senin (9/10).

Baca Juga :  Muncul Varian Baru Covid-19, Gubernur Sugianto Minta Lebih Waspada

Dan sebagai informasi, konflik yang terjadi antara warga Desa Bangkal dengan PT. Hamparan Masawit Bangun Persada (HMBP) terjadi pada tanggal 7 Oktober 2023 lalu. Warga menuntut PT. HMBP untuk merealisasikan plasma 20 persen.

Akibat konflik tersebut, terjadi bentrokan warga dengan pihak aparat keamanan yang mengakibatkan satu orang warga tewas tertembak, dan dua warga luka berat. (hfz/ind)

PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), tak hanya memberi dukungan dan simpati kepada korban kerusuhan di Bangkal. Tapi juga memberi bantuan medis. Dengan merawat dan merujuk korban kerusuhan ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Ini dilakukan agar mendapat penanganan medis yang maksimal. Gubernur Sugianto Sabran dan Pemprov Kalteng menanggung semua biaya pengobatan dan mobilisasi serta memberi tali asih pada keluarga korban.

Gubernur mengatakan Pemprov turun secara langsung dengan mengunjung korban luka di RSUD Doris Sylvanus, Palangkaraya.  “Kami ajak bicara, dalam keadaan sehat dan karena RS Doris tidak bisa menangani, kami merujuk yang bersangkutan (korban) ke Banjarmasin,” kata Gubernur, Senin (9/10).

Baca Juga :  Muncul Varian Baru Covid-19, Gubernur Sugianto Minta Lebih Waspada

Dan sebagai informasi, konflik yang terjadi antara warga Desa Bangkal dengan PT. Hamparan Masawit Bangun Persada (HMBP) terjadi pada tanggal 7 Oktober 2023 lalu. Warga menuntut PT. HMBP untuk merealisasikan plasma 20 persen.

Akibat konflik tersebut, terjadi bentrokan warga dengan pihak aparat keamanan yang mengakibatkan satu orang warga tewas tertembak, dan dua warga luka berat. (hfz/ind)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru