29.2 C
Jakarta
Friday, July 12, 2024
spot_img

Pemko Palangkaraya Gaungkan Collaborative Government

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Berbagai strategi dilakukan Pemerintah Kota bersama para stakeholder dalam tata kelola pemerintahan. Salah satunya dengan berkomitmen dan berkolaborasi dalam melakukan konsep Collaborative Government.

Oleh karena itu, Pj Wali Kota Palangkaraya, Hera Nugrahayu mengungkapkan bahwa pihaknya terus mengadvokasi 10 indikator keberhasilan dengan memperkenalkan singkatan sederhana PAKETING (Pengangguran, Kemiskinan, dan Stunting), PEDES (Pendidikan dan Kesehatan), Inflasi, P3DN (Penggunaan Produk Dalam Negeri), dan BUMD. Hal ini untuk memudahkan monitoring dan evaluasi kinerja pemerintahan di Kota Palangkaraya.

“Saya memperkenalkan singkatan baru untuk mempermudah kita mengingatnya. Yaitu PAKETING (pengangguran, kemiskinan, dan stunting). Jadi sektor pertanian yang kita kembangkan ini, diupayakan untuk mendorong atau mengendalikan inflasi sekaligus kolaborasi dan sinergi dengan penanganan PAKETING tadi. Jika nanti kita bisa panen padi, sebagian hasilnya tolong didistribusikan kepada masyarakat yang miskin. Seperti miskin ekstrem atau stunting,” katanya belum lama ini.

Baca Juga :  Harga Beras Naik, Pemko Bersiaga Menstabilkan Harga Pasar

Hera juga menerangkan bahwa dalam kaitan ini, pihaknya telah menyiapkan kerjasama dalam bentuk skema atau bagan yang akan dilakukan. Ia kembali berpesan, jika memiliki hasil pertanian atau perikanan, silakan dikaitkan dengan program stunting dengan cara mendatangi langsung atau menyalurkannya ke beberapa orang tua asuh. Dengan demikian, semuanya bersinergi dalam upaya penanganan stunting dan konsep Collaborative Government selalu digaungkan.

“Terakhir, saya ingin mengingatkan dan menyampaikan kepada kita semua tentang sepuluh indikator pejabat atau kepala daerah agar ini terus digaungkan selama masa transisi jabatan kepala daerah, khususnya di Kota Palangkaraya. Satu, PAKETING tadi, kedua PEDES (Pendidikan dan Kesehatan) yang harus diperkuat dan terukur pada masa jabatan transisi ini, dan ketiga P3DN,” tambahnya. (ana/hnd)

Baca Juga :  Jaga Konsistensi Gobar dengan Jersey Baru

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Berbagai strategi dilakukan Pemerintah Kota bersama para stakeholder dalam tata kelola pemerintahan. Salah satunya dengan berkomitmen dan berkolaborasi dalam melakukan konsep Collaborative Government.

Oleh karena itu, Pj Wali Kota Palangkaraya, Hera Nugrahayu mengungkapkan bahwa pihaknya terus mengadvokasi 10 indikator keberhasilan dengan memperkenalkan singkatan sederhana PAKETING (Pengangguran, Kemiskinan, dan Stunting), PEDES (Pendidikan dan Kesehatan), Inflasi, P3DN (Penggunaan Produk Dalam Negeri), dan BUMD. Hal ini untuk memudahkan monitoring dan evaluasi kinerja pemerintahan di Kota Palangkaraya.

“Saya memperkenalkan singkatan baru untuk mempermudah kita mengingatnya. Yaitu PAKETING (pengangguran, kemiskinan, dan stunting). Jadi sektor pertanian yang kita kembangkan ini, diupayakan untuk mendorong atau mengendalikan inflasi sekaligus kolaborasi dan sinergi dengan penanganan PAKETING tadi. Jika nanti kita bisa panen padi, sebagian hasilnya tolong didistribusikan kepada masyarakat yang miskin. Seperti miskin ekstrem atau stunting,” katanya belum lama ini.

Baca Juga :  Harga Beras Naik, Pemko Bersiaga Menstabilkan Harga Pasar

Hera juga menerangkan bahwa dalam kaitan ini, pihaknya telah menyiapkan kerjasama dalam bentuk skema atau bagan yang akan dilakukan. Ia kembali berpesan, jika memiliki hasil pertanian atau perikanan, silakan dikaitkan dengan program stunting dengan cara mendatangi langsung atau menyalurkannya ke beberapa orang tua asuh. Dengan demikian, semuanya bersinergi dalam upaya penanganan stunting dan konsep Collaborative Government selalu digaungkan.

“Terakhir, saya ingin mengingatkan dan menyampaikan kepada kita semua tentang sepuluh indikator pejabat atau kepala daerah agar ini terus digaungkan selama masa transisi jabatan kepala daerah, khususnya di Kota Palangkaraya. Satu, PAKETING tadi, kedua PEDES (Pendidikan dan Kesehatan) yang harus diperkuat dan terukur pada masa jabatan transisi ini, dan ketiga P3DN,” tambahnya. (ana/hnd)

Baca Juga :  Jaga Konsistensi Gobar dengan Jersey Baru

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru