25.6 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Camat Maliku Minta Pembinaan Pengemasan Produk

PULANG PISAU–Pengemasan produk-produk olahan industri rumah tangga
di desa-desa, Kecamatan Maliku masih menggunakan alat seadannya dan diolah
secara manual. Akhirnya, masih kalah bersaing untuk dipasarkan ke luar daerah.
Hal itu diungkapkan Camat Maliku Sukarja.

“Meski dengan menggunakan
peralatan seadanya produktifitas olahan produk tetap berjalan, meski kurang
efektif dari sisi pemasaran untuk skala yang lebih luas,” ujar Sukarja.

Dia mengaku, pihak kecamatan
telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan
UKM Kabupaten Pulang Pisau untuk membantu usaha rumahan di kecamatan Maliku.

“Salah satunya untuk meminta
pembinaan terkait dengan pengemasan produk baik cap maupun label produk karena
kemasan masih sederhana,” ujarnya.

Baca Juga :  Soal TPP Guru, Sekdisdik Pulpis: Tidak Mungkin Hilang, Pasti Dibayar

Sukarja mengungkapkan, untuk
masalah rasa dari produk olahan industri rumah tangga yang ada di desa-desa di
kecamatan Maliku tidak akan kalah dan cukup mampu bersaing. “Hanya saja
kelemahan dari segi kemasan produk yang kurang menarik,” ucapnya.

Terkait kemasan produk, dia
mengaku telah mengusulkan kepada Perangkat Daerah terkait melalui Musrenbang
baik dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

Harapannya, lanjut dia, usulan
terhadap pengembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) ini bisa segera
diakomodasi perangkat daerah terkait dalam hal ini adalah Dinas Perindustrian
Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Pulang Pisau.

“Harapannya, agar hasil usaha
ekonomi produktif yang ada di Kecamatan Maliku bisa dipasarkan hingga keluar
daerah,” tandasnya. (mcp/art/nto)

Baca Juga :  Berdayakan Masyarakat, TP PKK Jadi Ujung Tombak

PULANG PISAU–Pengemasan produk-produk olahan industri rumah tangga
di desa-desa, Kecamatan Maliku masih menggunakan alat seadannya dan diolah
secara manual. Akhirnya, masih kalah bersaing untuk dipasarkan ke luar daerah.
Hal itu diungkapkan Camat Maliku Sukarja.

“Meski dengan menggunakan
peralatan seadanya produktifitas olahan produk tetap berjalan, meski kurang
efektif dari sisi pemasaran untuk skala yang lebih luas,” ujar Sukarja.

Dia mengaku, pihak kecamatan
telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan
UKM Kabupaten Pulang Pisau untuk membantu usaha rumahan di kecamatan Maliku.

“Salah satunya untuk meminta
pembinaan terkait dengan pengemasan produk baik cap maupun label produk karena
kemasan masih sederhana,” ujarnya.

Baca Juga :  Soal TPP Guru, Sekdisdik Pulpis: Tidak Mungkin Hilang, Pasti Dibayar

Sukarja mengungkapkan, untuk
masalah rasa dari produk olahan industri rumah tangga yang ada di desa-desa di
kecamatan Maliku tidak akan kalah dan cukup mampu bersaing. “Hanya saja
kelemahan dari segi kemasan produk yang kurang menarik,” ucapnya.

Terkait kemasan produk, dia
mengaku telah mengusulkan kepada Perangkat Daerah terkait melalui Musrenbang
baik dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

Harapannya, lanjut dia, usulan
terhadap pengembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) ini bisa segera
diakomodasi perangkat daerah terkait dalam hal ini adalah Dinas Perindustrian
Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Pulang Pisau.

“Harapannya, agar hasil usaha
ekonomi produktif yang ada di Kecamatan Maliku bisa dipasarkan hingga keluar
daerah,” tandasnya. (mcp/art/nto)

Baca Juga :  Berdayakan Masyarakat, TP PKK Jadi Ujung Tombak

Terpopuler

Artikel Terbaru