PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Bupati Murung Raya, Heriyus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendukung pelaksanaan Program Bantuan Sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Program KHBS yang telah diluncurkan itu, menurutnya bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Selain itu, meningkatkan daya beli masyarakat, serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya dalam aspek gizi masyarakat.
Dijelaskan bupati, kriteria penerima manfaat program tersebut, meliputi keluarga miskin dan rentan miskin. Selanjutnya tidak sedang menerima bantuan sosial lainnya, memiliki KTP atau Kartu Keluarga (KK) Kalimantan Tengah, serta ditetapkan satu penerima dalam setiap Kartu Keluarga.
Untuk itu, Heriyus menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi data yang dilakukan secara cermat dan akurat. Hal ini diperlukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran serta menghindari terjadinya tumpang tindih dengan program bantuan sosial lainnya.
“Sinergi dan ketelitian dalam pendataan menjadi kunci agar program ini efektif dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Selasa (3/2/2026). (pan)
PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Bupati Murung Raya, Heriyus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendukung pelaksanaan Program Bantuan Sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Program KHBS yang telah diluncurkan itu, menurutnya bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Selain itu, meningkatkan daya beli masyarakat, serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya dalam aspek gizi masyarakat.
Dijelaskan bupati, kriteria penerima manfaat program tersebut, meliputi keluarga miskin dan rentan miskin. Selanjutnya tidak sedang menerima bantuan sosial lainnya, memiliki KTP atau Kartu Keluarga (KK) Kalimantan Tengah, serta ditetapkan satu penerima dalam setiap Kartu Keluarga.
Untuk itu, Heriyus menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi data yang dilakukan secara cermat dan akurat. Hal ini diperlukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran serta menghindari terjadinya tumpang tindih dengan program bantuan sosial lainnya.
“Sinergi dan ketelitian dalam pendataan menjadi kunci agar program ini efektif dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Selasa (3/2/2026). (pan)