NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Se-Kabupaten Lamandau Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang, Jumat (23/1).
Acara ini merupakan agenda perdana bagi jajaran pengurus periode 2025-2030 dan diikuti oleh lebih dari seratus peserta dari berbagai perguruan silat di wilayah Kabupaten Lamandau. Hadir pula dalam pembukaan tersebut unsur Forkopimda yang turut memberikan dukungan moral bagi para atlet muda.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Hamid memberikan apresiasi tinggi kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Lamandau serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan ajang ini.
Menurut Wakil Bupati, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan langkah konkret dalam memetakan kekuatan atlet daerah.
“Kegiatan ini merupakan bagian penting dari pembinaan olahraga prestasi, khususnya dalam mempersiapkan atlet-atlet pencak silat Lamandau untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah tahun 2026,” ujar Abdul Hamid.
Wabup menekankan. Bahwa pencak silat memiliki nilai lebih dari sekadar olahraga fisik. Sebagai warisan budaya luhur bangsa, silat dianggap mampu membentuk karakter, disiplin, dan mental spiritual generasi muda.
“Pencak silat harus terus kita lestarikan dan bina agar tetap menjadi benteng moral generasi muda dari pengaruh negatif. Kejuaraan ini memiliki makna strategis, bukan hanya untuk menentukan juara, tetapi sebagai ajang penjaringan bibit atlet unggulan,” pungkasnya.
Dengan dimulainya kejuaraan ini, diharapkan akan muncul nama-nama baru yang siap membawa harum nama Kabupaten Lamandau di kancah regional maupun nasional. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Se-Kabupaten Lamandau Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang, Jumat (23/1).
Acara ini merupakan agenda perdana bagi jajaran pengurus periode 2025-2030 dan diikuti oleh lebih dari seratus peserta dari berbagai perguruan silat di wilayah Kabupaten Lamandau. Hadir pula dalam pembukaan tersebut unsur Forkopimda yang turut memberikan dukungan moral bagi para atlet muda.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Hamid memberikan apresiasi tinggi kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Lamandau serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan ajang ini.
Menurut Wakil Bupati, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan langkah konkret dalam memetakan kekuatan atlet daerah.
“Kegiatan ini merupakan bagian penting dari pembinaan olahraga prestasi, khususnya dalam mempersiapkan atlet-atlet pencak silat Lamandau untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah tahun 2026,” ujar Abdul Hamid.
Wabup menekankan. Bahwa pencak silat memiliki nilai lebih dari sekadar olahraga fisik. Sebagai warisan budaya luhur bangsa, silat dianggap mampu membentuk karakter, disiplin, dan mental spiritual generasi muda.
“Pencak silat harus terus kita lestarikan dan bina agar tetap menjadi benteng moral generasi muda dari pengaruh negatif. Kejuaraan ini memiliki makna strategis, bukan hanya untuk menentukan juara, tetapi sebagai ajang penjaringan bibit atlet unggulan,” pungkasnya.
Dengan dimulainya kejuaraan ini, diharapkan akan muncul nama-nama baru yang siap membawa harum nama Kabupaten Lamandau di kancah regional maupun nasional. (bib)