24.2 C
Jakarta
Monday, April 7, 2025

IGRA Kotim Gelar Manasik Haji Cilik

Cetak Generasi Cerdas, Religius dan Berahlak Mulia Sejak Dini

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bunda PAUD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj.Khairiah Halikinnor beserta Bunda PAUD Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Lesty Affianty.  Menghadiri kegiatan manasik Haji Cilik. Yang digelar oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Kotim yang dilaksanakan di Islamic Center Sampit, Sabtu (16/9).

Kegiatan ini diikuti sekitar 3.280 peserta. Baik dari anak-anak Raudhatul Athfal (RA) dan Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Kotim. Beserta orang tuanya yang berasal dari 15 RA dan 56 TK, baik dari dalam maupun luar Kota Sampit. Kegiatan tersebut dibuka Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotim Khairil Anwar, dan dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah, Kantor Kemenag Kotim Noor Syaifullah, ketua Himpaudi dan IGTKI.

Bunda PAUD Kabupaten Kotim Hj.Khairiah Halikinnor. Mengatakan dirinya sangat mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan manasik haji cilik ini, karena bertujuan untuk mengenalkan dan memberikan pemahaman serta keterampilan Ibadah Haji bagi peserta didik, guru, dan wali murid melalui pembelajaran praktik manasik haji ini.

Baca Juga :  Kotim Gelar Pasar Murah, 2.000 Paket Sembako Disediakan

“Saya memberikan apresiasi. Sekaligus menyambut positif kegiatan manasik haji cilik ini. Program manasik haji yang dilakukan oleh IGRA Kotim ini juga sejalan dengan program dan misi misi pemerintah Kabupaten Kotim. untuk mencetak generasi cerdas, religius dan berahlak mulia sejak dini,” kata Khairiah

Dirinya mengatakan. Bahwa mulai sejak dini anak-anak harus diberikan pengetahuan atau nilai-nilai keagamaan. Termasuk manasik haji. Karena itu merupakan rukun Islam yang ke lima. Yang harus dilaksanakan oleh umat muslim apabila mampu. Ia juga menghimbau para orang tua untuk memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan anak, dengan cara memperhatikan asupan gizi, pola asuh, pendidikan dan lainnya.

“Saat ini kita juga berusaha mewujudkan PAUD Holistig Integratif di seluruh Kabupaten Kotim. Dimana di dalam pengembangan anak usia dini bukan hanya pendidikannya yang diutamakan. Akan tetapi juga memperhatikan gizi, kesehatan dan deteksi dini tumbuh kembang dan lainnya sesuai delapan indikator Paud HI,” ujar Khairiah.

Baca Juga :  Bupati Tetapkan Program Strategis Tahun 2023

 

Sementara Ketua IGRA Kabupaten Kotim, Idawati Ratmi. Menuturkan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan. Yang dilaksanakan oleh pihaknya, Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sejak dini kepada anak-anak yang beragama islam. Tentang rangkaian melaksanakan rukun Islam yang ke-5, yaitu menunaikan haji bagi yang mampu.

“Tahun ini,  Alhamdulillah kita dapat melaksanakan kembali agenda rutin tahunan kita manasik haji cilik, Walaupun masih ada berbagai kekurangan. Tetapi kegiatan tersebut tetap berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Idawati Ratmi.

Dirinya menjelaskan. Pendidikan sejak usia dini sangat penting dalam menunjang tumbuh kembang anak. Pendidikan yang diperlukan pun tak hanya tentang pengetahuan umum tapi juga keagamaan.

“Kami kedepannya akan berkomitmen untuk menggelar kegiatan ini lebih baik lagi, sehingga ilmu yang ingin disampaikan kepada anak-anak bisa lebih optimal,” tutupnya.(bah/kpg/ind)

 

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bunda PAUD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj.Khairiah Halikinnor beserta Bunda PAUD Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Lesty Affianty.  Menghadiri kegiatan manasik Haji Cilik. Yang digelar oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Kotim yang dilaksanakan di Islamic Center Sampit, Sabtu (16/9).

Kegiatan ini diikuti sekitar 3.280 peserta. Baik dari anak-anak Raudhatul Athfal (RA) dan Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Kotim. Beserta orang tuanya yang berasal dari 15 RA dan 56 TK, baik dari dalam maupun luar Kota Sampit. Kegiatan tersebut dibuka Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotim Khairil Anwar, dan dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah, Kantor Kemenag Kotim Noor Syaifullah, ketua Himpaudi dan IGTKI.

Bunda PAUD Kabupaten Kotim Hj.Khairiah Halikinnor. Mengatakan dirinya sangat mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan manasik haji cilik ini, karena bertujuan untuk mengenalkan dan memberikan pemahaman serta keterampilan Ibadah Haji bagi peserta didik, guru, dan wali murid melalui pembelajaran praktik manasik haji ini.

Baca Juga :  Kotim Gelar Pasar Murah, 2.000 Paket Sembako Disediakan

“Saya memberikan apresiasi. Sekaligus menyambut positif kegiatan manasik haji cilik ini. Program manasik haji yang dilakukan oleh IGRA Kotim ini juga sejalan dengan program dan misi misi pemerintah Kabupaten Kotim. untuk mencetak generasi cerdas, religius dan berahlak mulia sejak dini,” kata Khairiah

Dirinya mengatakan. Bahwa mulai sejak dini anak-anak harus diberikan pengetahuan atau nilai-nilai keagamaan. Termasuk manasik haji. Karena itu merupakan rukun Islam yang ke lima. Yang harus dilaksanakan oleh umat muslim apabila mampu. Ia juga menghimbau para orang tua untuk memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan anak, dengan cara memperhatikan asupan gizi, pola asuh, pendidikan dan lainnya.

“Saat ini kita juga berusaha mewujudkan PAUD Holistig Integratif di seluruh Kabupaten Kotim. Dimana di dalam pengembangan anak usia dini bukan hanya pendidikannya yang diutamakan. Akan tetapi juga memperhatikan gizi, kesehatan dan deteksi dini tumbuh kembang dan lainnya sesuai delapan indikator Paud HI,” ujar Khairiah.

Baca Juga :  Bupati Tetapkan Program Strategis Tahun 2023

 

Sementara Ketua IGRA Kabupaten Kotim, Idawati Ratmi. Menuturkan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan. Yang dilaksanakan oleh pihaknya, Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sejak dini kepada anak-anak yang beragama islam. Tentang rangkaian melaksanakan rukun Islam yang ke-5, yaitu menunaikan haji bagi yang mampu.

“Tahun ini,  Alhamdulillah kita dapat melaksanakan kembali agenda rutin tahunan kita manasik haji cilik, Walaupun masih ada berbagai kekurangan. Tetapi kegiatan tersebut tetap berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Idawati Ratmi.

Dirinya menjelaskan. Pendidikan sejak usia dini sangat penting dalam menunjang tumbuh kembang anak. Pendidikan yang diperlukan pun tak hanya tentang pengetahuan umum tapi juga keagamaan.

“Kami kedepannya akan berkomitmen untuk menggelar kegiatan ini lebih baik lagi, sehingga ilmu yang ingin disampaikan kepada anak-anak bisa lebih optimal,” tutupnya.(bah/kpg/ind)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru