33.8 C
Jakarta
Wednesday, April 17, 2024

Bangunan yang Menutup Saluran Drainase Harus Ditertibkan

KASONGAN, PROKALTENG.CO– Pembangunan di wilayah Kota Kasongan hingga kini terus berkembang. Untuk mengantisipasi adanya penyumbatan saluran air, warga Katingan kembali diingatkan agar bangunannya jangan sampai menutup saluran drainase.

Sebab dampaknya air tidak bisa mengalir ke saluran pembuangan. Hal ini bisa memicu terjadinya genangan air di sekitar komplek pemukiman warga. “Tolong bagi warga yang sedang melaksanakan pembangunan, supaya memperhatikan saluran drainase,” kata Bupati Katingan Sakariyas, Senin (6/3).

Di sisi lain ujar Bupati, jika saluran drainase tertutup. Ini juga bisa menjadi salah satu penyebab banjir. Oleh sebab itulah dia minta bangunan yang menutup saluran drainase, harus ditertibkan.

“Jika menutup atasnya, tidak masalah. Asal jangan pada bagian saluran drainase. Dibuat goronggorong, agar air bisa tetap mengalir. Jika ditutup total dan ditimbun. Ya airnya mau keluar lewat mana? Akan banjir jika turun hujan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kelola dan Gunakan APBN dengan Maksimal untuk Pembangunan

Untuk itulah dia berharap agar warga tidak sembarangan dalam membuat bangunan. Sebab yang merasakan dampaknya juga warga itu sendiri. “Untuk posisi bangunan dengan badan jalan itukan sudah ada ketentuannya. Ada jaraknya. Jadi tidak boleh dibangun secara sembarangan,” tegasnya.(eri/art/kpg)

KASONGAN, PROKALTENG.CO– Pembangunan di wilayah Kota Kasongan hingga kini terus berkembang. Untuk mengantisipasi adanya penyumbatan saluran air, warga Katingan kembali diingatkan agar bangunannya jangan sampai menutup saluran drainase.

Sebab dampaknya air tidak bisa mengalir ke saluran pembuangan. Hal ini bisa memicu terjadinya genangan air di sekitar komplek pemukiman warga. “Tolong bagi warga yang sedang melaksanakan pembangunan, supaya memperhatikan saluran drainase,” kata Bupati Katingan Sakariyas, Senin (6/3).

Di sisi lain ujar Bupati, jika saluran drainase tertutup. Ini juga bisa menjadi salah satu penyebab banjir. Oleh sebab itulah dia minta bangunan yang menutup saluran drainase, harus ditertibkan.

“Jika menutup atasnya, tidak masalah. Asal jangan pada bagian saluran drainase. Dibuat goronggorong, agar air bisa tetap mengalir. Jika ditutup total dan ditimbun. Ya airnya mau keluar lewat mana? Akan banjir jika turun hujan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kelola dan Gunakan APBN dengan Maksimal untuk Pembangunan

Untuk itulah dia berharap agar warga tidak sembarangan dalam membuat bangunan. Sebab yang merasakan dampaknya juga warga itu sendiri. “Untuk posisi bangunan dengan badan jalan itukan sudah ada ketentuannya. Ada jaraknya. Jadi tidak boleh dibangun secara sembarangan,” tegasnya.(eri/art/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru