30.7 C
Jakarta
Monday, January 26, 2026

Inspektorat Tidak Boleh Hanya Jadi Pemeriksa, Tapi Harus Jadi Mtra yang Solutif bagi Seluruh OPD

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO– Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST MT, secara langsung memimpin apel pagi jajaran Inspektorat Barito Utara, Kamis (15/1).

Dalam amanatnya, ia menegaskan tugas aparat pengawas sebagai mata dan telinga pemerintah yang memikul tanggung jawab berat untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Apel ini menjadi momentum penanaman nilai-nilai inti dalam pengawasan pemerintahan.

Bupati Shalahuddin menitipkan tiga pilar fundamental yang harus dijunjung tinggi oleh setiap insan pengawas di wilayahnya. Tiga nilai tersebut yakni disiplin, integritas, dan profesionalisme yang dianggap sebagai pondasi membangun tata kelola yang lebih baik. Tanpa ketiganya, fungsi pengawasan dikhawatirkan tidak dapat berjalan secara optimal dan kredibel.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Beri Bonus dan Umroh untuk Para Juara MTQH

Bupati Shalahuddin berharap. Komitmen tersebut dapat mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, serta akuntabel di seluruh lini birokrasi. Ia menekankan bahwa peran Inspektorat harus bergerak melampaui fungsi pemeriksaan semata.

“Inspektorat tidak boleh hanya jadi pemeriksa, tapi harus jadi mitra yang solutif bagi seluruh OPD,” tegas bupati dalam apel tersebut.

Bupati Shalahuddin menyatakan integritas harus dibangun dan dibuktikan melalui konsistensi pada hal-hal yang paling mendasar. Ia mencontohkan kedisiplinan dalam mengikuti apel pagi merupakan cerminan awal dari komitmen terhadap nilai-nilai tersebut.

Electronic money exchangers listing

“Ingat, integritas itu dimulai dari hal terkecil, termasuk disiplin dalam apel pagi seperti hari ini,” ucap H. Shalahuddin.

Pemimpin daerah itu yakin. Bahwa penguatan di internal badan pengawas akan berdampak signifikan pada peningkatan kualitas pemerintahan secara keseluruhan. Menurutnya, kekuatan dan kredibilitas aparat pengawasan berbanding lurus dengan baiknya tata kelola daerah.

Baca Juga :  Dapur SPPG Dirancang Sebagai Pusat Edukasi dan Inovasi untuk Mencetak SDM Berkualitas Sejak Dini

“Jika pengawasnya kuat, maka tata kelola daerah kita juga akan semakin hebat,” paparnya.(ren/kpg)

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO– Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST MT, secara langsung memimpin apel pagi jajaran Inspektorat Barito Utara, Kamis (15/1).

Dalam amanatnya, ia menegaskan tugas aparat pengawas sebagai mata dan telinga pemerintah yang memikul tanggung jawab berat untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Apel ini menjadi momentum penanaman nilai-nilai inti dalam pengawasan pemerintahan.

Electronic money exchangers listing

Bupati Shalahuddin menitipkan tiga pilar fundamental yang harus dijunjung tinggi oleh setiap insan pengawas di wilayahnya. Tiga nilai tersebut yakni disiplin, integritas, dan profesionalisme yang dianggap sebagai pondasi membangun tata kelola yang lebih baik. Tanpa ketiganya, fungsi pengawasan dikhawatirkan tidak dapat berjalan secara optimal dan kredibel.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Beri Bonus dan Umroh untuk Para Juara MTQH

Bupati Shalahuddin berharap. Komitmen tersebut dapat mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, serta akuntabel di seluruh lini birokrasi. Ia menekankan bahwa peran Inspektorat harus bergerak melampaui fungsi pemeriksaan semata.

“Inspektorat tidak boleh hanya jadi pemeriksa, tapi harus jadi mitra yang solutif bagi seluruh OPD,” tegas bupati dalam apel tersebut.

Bupati Shalahuddin menyatakan integritas harus dibangun dan dibuktikan melalui konsistensi pada hal-hal yang paling mendasar. Ia mencontohkan kedisiplinan dalam mengikuti apel pagi merupakan cerminan awal dari komitmen terhadap nilai-nilai tersebut.

“Ingat, integritas itu dimulai dari hal terkecil, termasuk disiplin dalam apel pagi seperti hari ini,” ucap H. Shalahuddin.

Pemimpin daerah itu yakin. Bahwa penguatan di internal badan pengawas akan berdampak signifikan pada peningkatan kualitas pemerintahan secara keseluruhan. Menurutnya, kekuatan dan kredibilitas aparat pengawasan berbanding lurus dengan baiknya tata kelola daerah.

Baca Juga :  Dapur SPPG Dirancang Sebagai Pusat Edukasi dan Inovasi untuk Mencetak SDM Berkualitas Sejak Dini

“Jika pengawasnya kuat, maka tata kelola daerah kita juga akan semakin hebat,” paparnya.(ren/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru