29.6 C
Jakarta
Saturday, January 17, 2026

Program 100 Hari, Kegiatan Prioritas Langsung Menyentuh Kebutuhan Dasar Fasilitas Kesehatan

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menetapkan sektor kesehatan sebagai salah satu fokus utama kerja selama 100 hari pertama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui serangkaian program strategis penguatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di seluruh wilayah.

Program seratus hari tersebut mencakup berbagai kegiatan prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan dasar fasilitas kesehatan. Langkah ini bertujuan mempercepat peningkatan akses dan kualitas layanan bagi masyarakat, khususnya di daerah terpencil yang selama ini mengalami kesulitan.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi, AR., menjelaskan bahwa berbagai kegiatan strategis telah dilaksanakan.

“Dalam program 100 hari melaksanakan berbagai kegiatan strategis. Antara lain pengadaan alat kesehatan, pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan, penguatan Puskesmas dan Pustu, dan Rumah Sakit serta penyediaan sarana pendukung layanan,” ujarnya kepada Kalteng Pos, Minggu (11/1).

Baca Juga :  Tiga Raperda Inisiatif DPRD Jadi Pilar Penting Pembangunan Daerah

Ia menambahkan semua langkah yang diambil diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Semua ini diarahkan untuk memastikan masyarakat segera merasakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” tutur Pariadi waktu itu.

Electronic money exchangers listing

Implementasi program terlihat dari realisasi sejumlah bantuan dan pengadaan, seperti ambulance untuk tiga Puskesmas, sepeda motor operasional untuk petugas Pustu, serta pengadaan perangkat komputer dan printer untuk Rekam Medis Elektronik. Penguatan jaringan internet dengan Starlink dan pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) untuk RSUD dan UTD juga menjadi perhatian.

Kebijakan lainnya yang langsung dirasakan masyarakat adalah penghapusan biaya parkir kendaraan di RSUD Muara Teweh. Di sisi lain, upaya promotif-preventif juga digalakkan melalui program deteksi kanker rahim (IVA Test) dan penyediaan rumah tunggu persalinan di tiap kecamatan.

Baca Juga :  Fairid-Zaini Tunjukkan Bukti Kerja Cepat Lewat 9 Program Prioritas

Pariadi menegaskan pembangunan ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar pembangunan fisik.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah, agar masyarakat Barito Utara benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (ren/kpg)

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menetapkan sektor kesehatan sebagai salah satu fokus utama kerja selama 100 hari pertama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui serangkaian program strategis penguatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di seluruh wilayah.

Program seratus hari tersebut mencakup berbagai kegiatan prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan dasar fasilitas kesehatan. Langkah ini bertujuan mempercepat peningkatan akses dan kualitas layanan bagi masyarakat, khususnya di daerah terpencil yang selama ini mengalami kesulitan.

Electronic money exchangers listing

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi, AR., menjelaskan bahwa berbagai kegiatan strategis telah dilaksanakan.

“Dalam program 100 hari melaksanakan berbagai kegiatan strategis. Antara lain pengadaan alat kesehatan, pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan, penguatan Puskesmas dan Pustu, dan Rumah Sakit serta penyediaan sarana pendukung layanan,” ujarnya kepada Kalteng Pos, Minggu (11/1).

Baca Juga :  Tiga Raperda Inisiatif DPRD Jadi Pilar Penting Pembangunan Daerah

Ia menambahkan semua langkah yang diambil diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Semua ini diarahkan untuk memastikan masyarakat segera merasakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” tutur Pariadi waktu itu.

Implementasi program terlihat dari realisasi sejumlah bantuan dan pengadaan, seperti ambulance untuk tiga Puskesmas, sepeda motor operasional untuk petugas Pustu, serta pengadaan perangkat komputer dan printer untuk Rekam Medis Elektronik. Penguatan jaringan internet dengan Starlink dan pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) untuk RSUD dan UTD juga menjadi perhatian.

Kebijakan lainnya yang langsung dirasakan masyarakat adalah penghapusan biaya parkir kendaraan di RSUD Muara Teweh. Di sisi lain, upaya promotif-preventif juga digalakkan melalui program deteksi kanker rahim (IVA Test) dan penyediaan rumah tunggu persalinan di tiap kecamatan.

Baca Juga :  Fairid-Zaini Tunjukkan Bukti Kerja Cepat Lewat 9 Program Prioritas

Pariadi menegaskan pembangunan ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar pembangunan fisik.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah, agar masyarakat Barito Utara benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (ren/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru