BUNTOK – Pengelolaan
limbah perusahaan perlu diperhatikan. Jangan sampai merusak ekosistem
lingkungan. Jangan juga sampai merugikan masyarakat disekitar areal investasi. Hal tersebut ditegaskan Bupati Barito Selatan
(Barsel), H Eddy Raya Samsuri ST, kepada Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), Senin
(24/8).
Dia menjelaskan, Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) harus terus berkomitmen mengawal keseriusan setiap
investasi daerah itu. Ia mengungkapkan, dengan terus mengawal masuknya investasi,
tentu bisa mengantisipasi konflik antara perusahaan dan masyarakat.
“Konflik sangat
dihindari, karena dampaknya akan menganggu peningkatan roda pembangunan daerah,
maupun tidak kondusifnya daerah,†terangnya.
Dengan adanya
perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan kelapa sawit yang berinvestasi, kata
dia, tentunya membantu penyerapan
tenaga kerja dan mengurangi angka
pengangguran daerah.
Eddy Raya berharap,
agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Barsel, bisa berperan aktif dalam
sejumlah agenda pemerintah, terkait dalam
pembangunan sarana umum, hingga bantuan sosial.
“Hal itu sudah menjadi kewajiban
setiap perusahaan untuk melaksanakannya,†tegasnya.
Ia menekankan,
agar DLH sebagai salah satu lembaga pemerintah daerah, sudah pasti tidak
menginginkan adanya temuan yang indikasinya mengabaikan pengelolaan lingkungan
oleh perusahaan seperti
erosi, endapan lumpur, hingga limbah berserakan.