24.2 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Bupati Berharap Perusahaan yang Beroperasi di Barsel Berperan Aktif Da

BUNTOK – Pengelolaan
limbah perusahaan perlu diperhatikan. Jangan sampai merusak ekosistem
lingkungan. Jangan juga sampai merugikan masyarakat disekitar areal investasi.  Hal tersebut ditegaskan Bupati Barito Selatan
(Barsel), H Eddy Raya Samsuri ST, kepada Kalteng  Pos
(Grup Kaltengpos.co), Senin
(24/8).

Dia menjelaskan, Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) harus terus berkomitmen mengawal keseriusan setiap
investasi  daerah itu.  Ia mengungkapkan,  dengan terus mengawal masuknya investasi,
tentu bisa mengantisipasi konflik antara perusahaan dan masyarakat.

“Konflik sangat
dihindari, karena dampaknya akan menganggu peningkatan roda pembangunan daerah,
maupun tidak kondusifnya daerah,” terangnya.

Dengan adanya
perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan kelapa sawit yang berinvestasi, kata
dia, tentunya  membantu penyerapan
tenaga  kerja dan mengurangi angka
pengangguran daerah.

Baca Juga :  Disnakertrans Berupaya Realisasikan Sertifikat untuk Tanah Warga Trans

Eddy Raya berharap,
agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Barsel, bisa berperan aktif dalam
sejumlah agenda pemerintah, terkait dalam 
pembangunan sarana umum, hingga bantuan sosial.

“Hal itu sudah menjadi kewajiban
setiap perusahaan untuk melaksanakannya,” tegasnya.

Ia menekankan, 
agar DLH sebagai salah satu lembaga pemerintah daerah, sudah pasti tidak
menginginkan adanya temuan yang indikasinya mengabaikan pengelolaan lingkungan
oleh perusahaan
seperti 
erosi, endapan lumpur, hingga limbah berserakan.

BUNTOK – Pengelolaan
limbah perusahaan perlu diperhatikan. Jangan sampai merusak ekosistem
lingkungan. Jangan juga sampai merugikan masyarakat disekitar areal investasi.  Hal tersebut ditegaskan Bupati Barito Selatan
(Barsel), H Eddy Raya Samsuri ST, kepada Kalteng  Pos
(Grup Kaltengpos.co), Senin
(24/8).

Dia menjelaskan, Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) harus terus berkomitmen mengawal keseriusan setiap
investasi  daerah itu.  Ia mengungkapkan,  dengan terus mengawal masuknya investasi,
tentu bisa mengantisipasi konflik antara perusahaan dan masyarakat.

“Konflik sangat
dihindari, karena dampaknya akan menganggu peningkatan roda pembangunan daerah,
maupun tidak kondusifnya daerah,” terangnya.

Dengan adanya
perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan kelapa sawit yang berinvestasi, kata
dia, tentunya  membantu penyerapan
tenaga  kerja dan mengurangi angka
pengangguran daerah.

Baca Juga :  Disnakertrans Berupaya Realisasikan Sertifikat untuk Tanah Warga Trans

Eddy Raya berharap,
agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Barsel, bisa berperan aktif dalam
sejumlah agenda pemerintah, terkait dalam 
pembangunan sarana umum, hingga bantuan sosial.

“Hal itu sudah menjadi kewajiban
setiap perusahaan untuk melaksanakannya,” tegasnya.

Ia menekankan, 
agar DLH sebagai salah satu lembaga pemerintah daerah, sudah pasti tidak
menginginkan adanya temuan yang indikasinya mengabaikan pengelolaan lingkungan
oleh perusahaan
seperti 
erosi, endapan lumpur, hingga limbah berserakan.

Terpopuler

Artikel Terbaru