PROKALTENG.CO-Sebuah pesawat pribadi jenis Bombardier Challenger 600 mengalami kecelakaan fatal saat lepas landas dari Bandara Internasional Bangor, Amerika Serikat, Minggu (25/1) malam. Insiden ini menewaskan tujuh orang dan menyebabkan satu penumpang mengalami luka serius.
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menyebut kecelakaan terjadi pukul 19.45 waktu setempat, di tengah badai salju hebat yang melanda kawasan Timur Laut AS.
Kondisi jarak pandang yang rendah diduga menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan. “Pesawat jatuh dalam keadaan yang belum diketahui saat lepas landas, berhenti dalam posisi terbalik, dan terbakar,” demikian laporan FAA.
Dilansir dari CNN, pesawat tersebut terdaftar atas nama sebuah perusahaan terbatas di Houston, Texas.
Data pelacakan penerbangan ADS-B Exchange menunjukkan jet pribadi itu berangkat dari Bandara Hobby Houston pukul 14.20 dan tiba di Bangor sekitar pukul 18.10.
Setelah mendapat izin dari menara pengendali lalu lintas udara untuk terbang menuju Bandara Paris-Vatry di Prancis, pesawat gagal lepas landas dari Landasan Pacu 33 hanya dua menit setelah izin diberikan.
Rekaman audio menara kontrol menunjukkan instruksi lepas landas telah diberikan, namun pesawat kehilangan kendali dan terbalik sebelum akhirnya terbakar.
Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kecelakaan tersebut.
Juru bicara NTSB mengatakan tim investigasi akan memeriksa kondisi cuaca, rekaman komunikasi menara kontrol, serta riwayat perawatan pesawat.
“Kami akan mengumpulkan semua data teknis dan operasional untuk memastikan penyebab kecelakaan ini,” ujarnya. (cnn/nur/jpg)
PROKALTENG.CO-Sebuah pesawat pribadi jenis Bombardier Challenger 600 mengalami kecelakaan fatal saat lepas landas dari Bandara Internasional Bangor, Amerika Serikat, Minggu (25/1) malam. Insiden ini menewaskan tujuh orang dan menyebabkan satu penumpang mengalami luka serius.
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menyebut kecelakaan terjadi pukul 19.45 waktu setempat, di tengah badai salju hebat yang melanda kawasan Timur Laut AS.
Kondisi jarak pandang yang rendah diduga menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan. “Pesawat jatuh dalam keadaan yang belum diketahui saat lepas landas, berhenti dalam posisi terbalik, dan terbakar,” demikian laporan FAA.
Dilansir dari CNN, pesawat tersebut terdaftar atas nama sebuah perusahaan terbatas di Houston, Texas.
Data pelacakan penerbangan ADS-B Exchange menunjukkan jet pribadi itu berangkat dari Bandara Hobby Houston pukul 14.20 dan tiba di Bangor sekitar pukul 18.10.
Setelah mendapat izin dari menara pengendali lalu lintas udara untuk terbang menuju Bandara Paris-Vatry di Prancis, pesawat gagal lepas landas dari Landasan Pacu 33 hanya dua menit setelah izin diberikan.
Rekaman audio menara kontrol menunjukkan instruksi lepas landas telah diberikan, namun pesawat kehilangan kendali dan terbalik sebelum akhirnya terbakar.
Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kecelakaan tersebut.
Juru bicara NTSB mengatakan tim investigasi akan memeriksa kondisi cuaca, rekaman komunikasi menara kontrol, serta riwayat perawatan pesawat.
“Kami akan mengumpulkan semua data teknis dan operasional untuk memastikan penyebab kecelakaan ini,” ujarnya. (cnn/nur/jpg)