24.2 C
Jakarta
Monday, April 7, 2025

Pemko Buka Assessment Center

PALANGKA
RAYA – Pemko Palangka Raya membuka kegiatan assessment center untuk seleksi
terbuka dan job fit jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Kota Palangka Raya.

Wali
Kota Fairid Naparin menyatakan jika proses uji kompetensi ini merupakan salah
satu upaya dasar pihaknya untuk melihat kemampuan seseorang untuk menjalankan
fungsi, tugas dan tanggung jawab dengan baik.

“Saya
berikan semangat agar para peserta bisa mengikuti uji kompetensi assessment ini
dengan baik dan lancar. Jangan berkecil hati, ini merupakan upaya kita untuk
menempatkan seseorang dengan kapasitas dan kemampuan untuk menyukseskan visi
misi Kota Palangka Raya,” jelasnya saat pembukaan kegiatan di Hotel Luwansa,
Kamis (29/8).

Wali
kota mengharapkan agar pejabat pimpinan tinggi pratama yang terpilih adalah
mereka yang cakap, memiliki kompetensi yang sesuai, kualifikasi pendidikan yang
baik, rekam jejak yang bagus dan memiliki integritas yang tinggi.

Baca Juga :  Masyarakat Palangka Raya Padati Perayaan Malam Tahun Baru di Bundaran

Sekda
Kota Palangka Raya, sekaligus ketua seleksi, Hera Nugrahayu menyampaikan bahwa
jumlah yang ikut seleksi ada  53 orang peserta untuk Jabatan Pimpinan
Tinggi Pratama dan 21 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama peserta job fit
(Uji kompetensi). Yang pelaksanaannya tanggal 29 sampai 31 Agustus 2019 dan
penulisan presentasi makalah dan wawancara akhir tanggal 3 sampai 6 September
2019.

Sementara
itu, Kepala Bidang Perencanaan Pembinaan dan Pengembangan ASN di BKPP Kota
Palangka Raya Puji Wahyuni menjelaskan, setelah melalui proses seleksi, maka hasil
akumulasi para peserta akan dikumpulkan dan diambil tiga besar terbaik, yang
nanti akan direkomendasikan ke Komisi ASN (KASN) dengan tertinggi nilainya akan
menjadi pejabat yang akan menduduki jabatan yang dilelang.

Baca Juga :  Pemko Gelar Pelatihan Home Stay dan Pemandu Wisata

Pada
asessment ini pihaknya menggandeng Universitas Paramadina Jakarta sebab rekam
jejak tim assessment Universitas Paramadina sudah melakukan penilaian terhadap
banyak pemerintah kota/kabupaten maupun BUMN menjadi alasan pihaknya memilih
universitas tinggi swasta ternama tersebut. (ari/hms/ami/iha/CTK)

PALANGKA
RAYA – Pemko Palangka Raya membuka kegiatan assessment center untuk seleksi
terbuka dan job fit jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Kota Palangka Raya.

Wali
Kota Fairid Naparin menyatakan jika proses uji kompetensi ini merupakan salah
satu upaya dasar pihaknya untuk melihat kemampuan seseorang untuk menjalankan
fungsi, tugas dan tanggung jawab dengan baik.

“Saya
berikan semangat agar para peserta bisa mengikuti uji kompetensi assessment ini
dengan baik dan lancar. Jangan berkecil hati, ini merupakan upaya kita untuk
menempatkan seseorang dengan kapasitas dan kemampuan untuk menyukseskan visi
misi Kota Palangka Raya,” jelasnya saat pembukaan kegiatan di Hotel Luwansa,
Kamis (29/8).

Wali
kota mengharapkan agar pejabat pimpinan tinggi pratama yang terpilih adalah
mereka yang cakap, memiliki kompetensi yang sesuai, kualifikasi pendidikan yang
baik, rekam jejak yang bagus dan memiliki integritas yang tinggi.

Baca Juga :  Masyarakat Palangka Raya Padati Perayaan Malam Tahun Baru di Bundaran

Sekda
Kota Palangka Raya, sekaligus ketua seleksi, Hera Nugrahayu menyampaikan bahwa
jumlah yang ikut seleksi ada  53 orang peserta untuk Jabatan Pimpinan
Tinggi Pratama dan 21 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama peserta job fit
(Uji kompetensi). Yang pelaksanaannya tanggal 29 sampai 31 Agustus 2019 dan
penulisan presentasi makalah dan wawancara akhir tanggal 3 sampai 6 September
2019.

Sementara
itu, Kepala Bidang Perencanaan Pembinaan dan Pengembangan ASN di BKPP Kota
Palangka Raya Puji Wahyuni menjelaskan, setelah melalui proses seleksi, maka hasil
akumulasi para peserta akan dikumpulkan dan diambil tiga besar terbaik, yang
nanti akan direkomendasikan ke Komisi ASN (KASN) dengan tertinggi nilainya akan
menjadi pejabat yang akan menduduki jabatan yang dilelang.

Baca Juga :  Pemko Gelar Pelatihan Home Stay dan Pemandu Wisata

Pada
asessment ini pihaknya menggandeng Universitas Paramadina Jakarta sebab rekam
jejak tim assessment Universitas Paramadina sudah melakukan penilaian terhadap
banyak pemerintah kota/kabupaten maupun BUMN menjadi alasan pihaknya memilih
universitas tinggi swasta ternama tersebut. (ari/hms/ami/iha/CTK)

Terpopuler

Artikel Terbaru