PALANGKA
RAYA – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalteng
menggelar workshop inovasi, Selasa (28/5) yang diikuti ASN lingkup Provinsi
Kalteng. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula BPSDM Kalteng Jalan Ais Nasution
Palangka Raya itu, dibuka Plt Asisten Administrasi Umum H Kaspinor SE MSi.
Dalam
sambutannya, Pemprov Kalteng sebagai tuan rumah pelaksanaan kompetisi inovasi
pascadiklat kepegawaian dan jambore inovasi kepegawaian, turut mendorong dan
meningkatkan semangat para alumni. Khususnya bagi mereka yang telah mengikuti
diklat kepemimpinan tingkat III dan IV Tahun 2016 sampai 2018.
“Memiliki
kemampuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik adalah dambaan masyarakat
Kalteng. Untuk itulah, diharapkan dengan mengikuti workshop inovasi, maka ASN
baik provinsi/ kabupaten dan kota memiliki gagasan yang mampu membawa perubahan
ke pelayanan yang lebih baik,†kata Kaspinor.
Selain
itu, pria yang juga Kepala Dispenda Provinsi Kalteng itu menyampaikan supaya
peserta diklat workshop inovasi bisa menggunakan kesempatan sebaik mungkin
untuk mencari solusi saat ada masalah dalam
organisasi sehingga dapat
memberikan kontribusi dalam meningkatkan penyelengaraan layanan publik.
“Pimpinan
(Gubernur Kalteng, Red) sangat berharap kita (ASN, red) mampu melayani
masyarakat dengan baik,†tandasnya.
Di
tempat yang sama, Kepala BPSDM Kalteng Sri Widanarni SIP MSi menjelaskan bahwa
diklat tersebut menambah kemampuan ASN untuk menyusun proyek perubahan. Proyek
perubahan itu merupakan tugas dan fungsi di masing-masing kantor.
“Harapannya,
setelah mengikuti diklat ini mereka bisa bekerja dan berinovasi untuk
meningkatkan kualitas pelayanan di masing-masing tempat kerjanya,†jelasnya.
Lebih
lanjut, Sri menambahkan bahwa kegiatan diklat sudah diselenggarakan sejak 2016 dan telah
berlangsung jambore inovasi regionional Kalimantan yang belum dilaksanakan oleh
Provinsi provinsi lain.
“Kegitan
diklat ini juga sebagai bentuk persiapan Kalteng sebagai tuan rumah jambore
inovasi yang dilaksanakan di Oktober.
Diharapkan ASN tidak hanya sebagai penyelenggara tapi mampu berperan
aktif dan menunjukkan hasil yang maksimal dari penyelenggaraan ini,†ungkapnya.
(yan/ila/CTK)