24.2 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Single Comeback Blackpink Dianggap Lecehkan Umat Hindu

PROKALTENG.CO – Single comeback BLACKPINK “How You Like
That” pada Jumat (26/6) pukul 6 sore waktu Korea Selatan, telah membuat
sejarah iTunes. YG Entertainment, agensi BLACKPINK, mengonfirmasi pencapaian
anak asuhnya di posisi pertama di tangga lagu Top iTunes di setidaknya 60
wilayah berbeda termasuk Amerika Serika. Hal ini sukses menetapkan rekor baru
sepanjang masa untuk girl grup.

Menurut Allkpop, lagu baru ini
juga laris manis di pasar China. QQ Music mencatat, How You Like That telah
terjual lebih dari 1 juta kopi di China. Atas capaian itu, lagu tersebut meraih
tiga sertifikat platinum. Dan capaian itu sekaligus membuat single itu menjadi
lagu Korea dengan penjualan tercepat.

Baca Juga :  Bisnis Kuliner, Buka Lowongan untuk Difabel

YouTube juga membukukan rekor
baru 1,65 juta penonton. Musik video lagu itu tercatat sebagai video K-Pop
dengan penonton tertinggi saat premiere (tayang perdana). Capaian sebelumnya
dibukukan oleh BTS (Bangtan Boys) yang menarik 1,54 juta penonton saat merilis
video musik ON pada awal 2020. Saat ini, video musik itu sudah ditonton lebih
dari 126 juta kali di YouTube.

Namun, ibarat tak ada gading yang
tak retak, di tengah kabar kesuksesan besar tersebuut, BLACKPINK dan YG
Entertainment banjir kritikan dari fans India. Seperti dilaporkan Koreaboo,
Minggu (28/6), YG Entertainment dianggap tidak menghargai dan menghormati
budaya India karena menggunakan patung Dewa Ganesha sebagai properti video
music.

Baca Juga :  Sherina Jadi Pengisi Suara di Film Animasi Terbaru Studio Ghibli

Patung Sang Dewa muncul di salah
satu adegan solo rap Lisa, di lantai samping kursi mahkota yang diduduki idol
berdarah Thailand itu. Hal ini langsung dikritik keras karena dinilai sebagai
tindakan tidak sopan terhadap Dewa Ganesha.

Dalam agama Hindu, Ganesha
diketahui sebagai salah satu dewa terpenting yang disembah. Dia dihormati
sebagai penghilang rintangan, melambangkan kebijaksanaan, dan merupakan dewa
pelindung seni dan sains. Orang Hindu percaya bahwa patung dewa harus selalu
diletakkan di tempat yang tinggi dan tidak pernah di bawah, seperti di lantai.

PROKALTENG.CO – Single comeback BLACKPINK “How You Like
That” pada Jumat (26/6) pukul 6 sore waktu Korea Selatan, telah membuat
sejarah iTunes. YG Entertainment, agensi BLACKPINK, mengonfirmasi pencapaian
anak asuhnya di posisi pertama di tangga lagu Top iTunes di setidaknya 60
wilayah berbeda termasuk Amerika Serika. Hal ini sukses menetapkan rekor baru
sepanjang masa untuk girl grup.

Menurut Allkpop, lagu baru ini
juga laris manis di pasar China. QQ Music mencatat, How You Like That telah
terjual lebih dari 1 juta kopi di China. Atas capaian itu, lagu tersebut meraih
tiga sertifikat platinum. Dan capaian itu sekaligus membuat single itu menjadi
lagu Korea dengan penjualan tercepat.

Baca Juga :  Bisnis Kuliner, Buka Lowongan untuk Difabel

YouTube juga membukukan rekor
baru 1,65 juta penonton. Musik video lagu itu tercatat sebagai video K-Pop
dengan penonton tertinggi saat premiere (tayang perdana). Capaian sebelumnya
dibukukan oleh BTS (Bangtan Boys) yang menarik 1,54 juta penonton saat merilis
video musik ON pada awal 2020. Saat ini, video musik itu sudah ditonton lebih
dari 126 juta kali di YouTube.

Namun, ibarat tak ada gading yang
tak retak, di tengah kabar kesuksesan besar tersebuut, BLACKPINK dan YG
Entertainment banjir kritikan dari fans India. Seperti dilaporkan Koreaboo,
Minggu (28/6), YG Entertainment dianggap tidak menghargai dan menghormati
budaya India karena menggunakan patung Dewa Ganesha sebagai properti video
music.

Baca Juga :  Sherina Jadi Pengisi Suara di Film Animasi Terbaru Studio Ghibli

Patung Sang Dewa muncul di salah
satu adegan solo rap Lisa, di lantai samping kursi mahkota yang diduduki idol
berdarah Thailand itu. Hal ini langsung dikritik keras karena dinilai sebagai
tindakan tidak sopan terhadap Dewa Ganesha.

Dalam agama Hindu, Ganesha
diketahui sebagai salah satu dewa terpenting yang disembah. Dia dihormati
sebagai penghilang rintangan, melambangkan kebijaksanaan, dan merupakan dewa
pelindung seni dan sains. Orang Hindu percaya bahwa patung dewa harus selalu
diletakkan di tempat yang tinggi dan tidak pernah di bawah, seperti di lantai.

Terpopuler

Artikel Terbaru