27.9 C
Jakarta
Saturday, February 21, 2026

BRI Group Borong 4 Penghargaan ESG Asia, Social Bond Rp5 Triliun Laris Diserbu Investor

PROKALTENG.CO – BRI Group kembali mencuri perhatian di panggung keuangan regional. Dalam ajang 19th ESG Green Finance Awards 2025 dan 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025 yang digelar Alpha Southeast Asia di Singapura, Kamis (12/2), BRI Group menyabet empat penghargaan bergengsi sekaligus. Capaian ini menegaskan dominasi BRI Group dalam pembiayaan berkelanjutan berbasis ESG melalui penerbitan obligasi sosial dan sukuk.

Berdasarkan publikasi resmi Alpha Southeast Asia, BRI Group tercatat sebagai institusi keuangan Indonesia dengan penghargaan terbanyak tahun ini. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih Best SDG Bond dan Best Social Bond in Asia 2025. PT Pegadaian membawa pulang Best Sovereign Sukuk dan Best Social Bond in Asia 2025. Sementara PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyabet Best Islamic Finance serta Best Social Orange Bond in Asia 2025.

Group CEO BRI Hery Gunardi mengatakan pengakuan internasional tersebut menjadi suntikan semangat bagi BRI Group untuk terus memperkuat pembiayaan berkelanjutan yang berdampak langsung ke masyarakat.

“Ini bukan sekadar penghargaan. Ini bentuk kepercayaan bahwa instrumen yang kami terbitkan benar-benar memberi dampak sosial dan memperluas akses keuangan. Ke depan, kami akan terus memperbesar pembiayaan berbasis ESG yang sejalan dengan SDGs dan penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar Hery.

Baca Juga :  BRI Borong 4 Kategori Penghargaan di Malam Apresiasi Emiten 2024

BRI meraih penghargaan atas keberhasilan menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp5 triliun atau setara US$300 juta pada 18 Juni 2025. Obligasi ini mendapat peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), mencerminkan fundamental keuangan yang kuat dan prospek usaha stabil.

Tak hanya itu, penerbitan tersebut mencatat sejarah. BRI menjadi bank pertama di Indonesia yang menerbitkan obligasi berwawasan sosial, sekaligus mencetak rekor penerbitan social bond terbesar dalam satu tahap. Minat investor pun membludak, dengan oversubscription mencapai Rp6,57 triliun atau 1,31 kali dari target awal.

Dana hasil obligasi dialokasikan untuk pembiayaan kembali proyek sosial, mulai dari infrastruktur dasar yang terjangkau, akses layanan esensial, perumahan terjangkau, penciptaan lapangan kerja, hingga pembiayaan UMKM dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Electronic money exchangers listing

Di saat yang sama, Pegadaian meraih penghargaan berkat penerbitan surat utang senilai Rp4,457 triliun atau setara US$278,5 juta. Nilai tersebut terdiri dari Sukuk Mudharabah Rp1,752 triliun dan Obligasi Sosial Rp1,940 triliun. Seluruh dana diarahkan untuk memperkuat pembiayaan mikro dan UMKM, sekaligus mendorong inklusi keuangan nasional.

Baca Juga :  Terbesar di Indonesia, Portofolio Sustainable Finance BRI Tembus Rp796 Triliun

Sementara PNM mencatatkan capaian melalui penerbitan Orange Bonds dan Sukuk Bonds senilai Rp3,77 triliun atau setara US$226 juta. Dana tersebut difokuskan pada pembiayaan dan pendampingan perempuan prasejahtera ultra mikro. Hingga kini, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah di 60.250 desa lewat program PNM Mekaar. PNM juga tercatat sebagai penerbit Orange Bonds pertama di Indonesia dan kedua di Asia, serta Sukuk Bonds pertama di Indonesia dan dunia.

Ajang Alpha Southeast Asia Awards sendiri dikenal sebagai barometer kredibilitas industri keuangan sejak 2006, dengan penilaian ketat pada kualitas transaksi dan kontribusi terhadap pengembangan pasar regional.

Hery menegaskan, penghargaan ini memperkuat posisi BRI Group sebagai inovator instrumen keuangan berbasis pemberdayaan.

“Kami ingin setiap instrumen yang diterbitkan bukan hanya kuat secara bisnis, tetapi juga terasa manfaatnya sampai ke akar rumput,” tegasnya. ***

PROKALTENG.CO – BRI Group kembali mencuri perhatian di panggung keuangan regional. Dalam ajang 19th ESG Green Finance Awards 2025 dan 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025 yang digelar Alpha Southeast Asia di Singapura, Kamis (12/2), BRI Group menyabet empat penghargaan bergengsi sekaligus. Capaian ini menegaskan dominasi BRI Group dalam pembiayaan berkelanjutan berbasis ESG melalui penerbitan obligasi sosial dan sukuk.

Berdasarkan publikasi resmi Alpha Southeast Asia, BRI Group tercatat sebagai institusi keuangan Indonesia dengan penghargaan terbanyak tahun ini. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih Best SDG Bond dan Best Social Bond in Asia 2025. PT Pegadaian membawa pulang Best Sovereign Sukuk dan Best Social Bond in Asia 2025. Sementara PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyabet Best Islamic Finance serta Best Social Orange Bond in Asia 2025.

Group CEO BRI Hery Gunardi mengatakan pengakuan internasional tersebut menjadi suntikan semangat bagi BRI Group untuk terus memperkuat pembiayaan berkelanjutan yang berdampak langsung ke masyarakat.

Electronic money exchangers listing

“Ini bukan sekadar penghargaan. Ini bentuk kepercayaan bahwa instrumen yang kami terbitkan benar-benar memberi dampak sosial dan memperluas akses keuangan. Ke depan, kami akan terus memperbesar pembiayaan berbasis ESG yang sejalan dengan SDGs dan penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar Hery.

Baca Juga :  BRI Borong 4 Kategori Penghargaan di Malam Apresiasi Emiten 2024

BRI meraih penghargaan atas keberhasilan menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp5 triliun atau setara US$300 juta pada 18 Juni 2025. Obligasi ini mendapat peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), mencerminkan fundamental keuangan yang kuat dan prospek usaha stabil.

Tak hanya itu, penerbitan tersebut mencatat sejarah. BRI menjadi bank pertama di Indonesia yang menerbitkan obligasi berwawasan sosial, sekaligus mencetak rekor penerbitan social bond terbesar dalam satu tahap. Minat investor pun membludak, dengan oversubscription mencapai Rp6,57 triliun atau 1,31 kali dari target awal.

Dana hasil obligasi dialokasikan untuk pembiayaan kembali proyek sosial, mulai dari infrastruktur dasar yang terjangkau, akses layanan esensial, perumahan terjangkau, penciptaan lapangan kerja, hingga pembiayaan UMKM dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Di saat yang sama, Pegadaian meraih penghargaan berkat penerbitan surat utang senilai Rp4,457 triliun atau setara US$278,5 juta. Nilai tersebut terdiri dari Sukuk Mudharabah Rp1,752 triliun dan Obligasi Sosial Rp1,940 triliun. Seluruh dana diarahkan untuk memperkuat pembiayaan mikro dan UMKM, sekaligus mendorong inklusi keuangan nasional.

Baca Juga :  Terbesar di Indonesia, Portofolio Sustainable Finance BRI Tembus Rp796 Triliun

Sementara PNM mencatatkan capaian melalui penerbitan Orange Bonds dan Sukuk Bonds senilai Rp3,77 triliun atau setara US$226 juta. Dana tersebut difokuskan pada pembiayaan dan pendampingan perempuan prasejahtera ultra mikro. Hingga kini, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah di 60.250 desa lewat program PNM Mekaar. PNM juga tercatat sebagai penerbit Orange Bonds pertama di Indonesia dan kedua di Asia, serta Sukuk Bonds pertama di Indonesia dan dunia.

Ajang Alpha Southeast Asia Awards sendiri dikenal sebagai barometer kredibilitas industri keuangan sejak 2006, dengan penilaian ketat pada kualitas transaksi dan kontribusi terhadap pengembangan pasar regional.

Hery menegaskan, penghargaan ini memperkuat posisi BRI Group sebagai inovator instrumen keuangan berbasis pemberdayaan.

“Kami ingin setiap instrumen yang diterbitkan bukan hanya kuat secara bisnis, tetapi juga terasa manfaatnya sampai ke akar rumput,” tegasnya. ***

Terpopuler

Artikel Terbaru