26.1 C
Jakarta
Wednesday, March 11, 2026

BRI Fasilitasi Pembiayaan Gentengisasi, Menteri PKP Beri Apresiasi

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menegaskan komitmennya dalam mendukung keberhasilan program Gentengisasi melalui pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan atau Kredit Program Perumahan (KPP). Dukungan tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar masyarakat menggunakan material atap yang lebih sejuk dan layak, seperti genteng, menggantikan seng atau asbes, guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan hunian.

Komitmen itu disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi, didampingi Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, saat menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Bupati Majalengka Eman Suherman, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman di BRILiaN Club, Jakarta, Jumat (27/2).

Hery menegaskan, BRI mengambil peran strategis dalam memfasilitasi pembiayaan antara pengusaha genteng dan developer (pengembang perumahan). Skema tersebut dijalankan setelah terdapat kontrak kerja sama antara pengusaha genteng dan developer, sehingga proses pembiayaan dapat segera direalisasikan.

Baca Juga :  BRI Kucurkan Rp130 Triliun KUR, UMKM Kian Gahar Dongkrak Ekonomi Rakyat

“Peran BRI berada di tengah. Ketika sudah ada kontrak antara pengusaha genteng dan developer atau user, BRI siap memfasilitasi pembiayaannya. Kebetulan kami sudah memiliki KUR Perumahan, dan bahan bangunan seperti genteng merupakan bagian dari pembiayaan tersebut. Sebagai bank yang DNA-nya berpihak pada usaha kecil dan rakyat, kami siap menyediakan pembiayaan untuk mendukung kebutuhan ini,” ujar Hery.

Ia menambahkan, komitmen BRI terhadap KUR Perumahan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Mulai dari meningkatnya aktivitas produksi UMKM bahan bangunan, penguatan rantai pasok industri perumahan, hingga terbukanya peluang kerja di berbagai daerah.

Menurut Hery, dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal sekaligus memperkuat industri dalam negeri, khususnya industri genteng, agar lebih berkelanjutan dan kompetitif.

Baca Juga :  BRI Ikut Danai Flyover Sitinjau Lauik Rp2,2 Triliun, Jalur Ekstrem Padang–Solok Bersiap Lebih Aman

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi atas konsistensi BRI dalam mendukung program pemerintah, termasuk penyaluran KUR Perumahan.

Electronic money exchangers listing

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BRI atas komitmennya dalam memastikan KUR Perumahan terserap dengan sangat baik. Hingga saat ini, BRI merupakan bank penyalur terbesar KUR Perumahan. Peran dan dukungan BRI tentu sangat strategis dalam memperkuat program perumahan rakyat. Terima kasih Pak Dirut, Pak Hery,” kata Maruarar.

Melalui dukungan terhadap program Gentengisasi, BRI memperkuat kualitas hunian masyarakat sekaligus mendorong kesejahteraan dari level paling mendasar. Di sisi lain, keterlibatan UMKM dalam rantai pasok material dan tenaga kerja menjadikan program ini tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. ***

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menegaskan komitmennya dalam mendukung keberhasilan program Gentengisasi melalui pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan atau Kredit Program Perumahan (KPP). Dukungan tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar masyarakat menggunakan material atap yang lebih sejuk dan layak, seperti genteng, menggantikan seng atau asbes, guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan hunian.

Komitmen itu disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi, didampingi Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, saat menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Bupati Majalengka Eman Suherman, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman di BRILiaN Club, Jakarta, Jumat (27/2).

Hery menegaskan, BRI mengambil peran strategis dalam memfasilitasi pembiayaan antara pengusaha genteng dan developer (pengembang perumahan). Skema tersebut dijalankan setelah terdapat kontrak kerja sama antara pengusaha genteng dan developer, sehingga proses pembiayaan dapat segera direalisasikan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  BRI Kucurkan Rp130 Triliun KUR, UMKM Kian Gahar Dongkrak Ekonomi Rakyat

“Peran BRI berada di tengah. Ketika sudah ada kontrak antara pengusaha genteng dan developer atau user, BRI siap memfasilitasi pembiayaannya. Kebetulan kami sudah memiliki KUR Perumahan, dan bahan bangunan seperti genteng merupakan bagian dari pembiayaan tersebut. Sebagai bank yang DNA-nya berpihak pada usaha kecil dan rakyat, kami siap menyediakan pembiayaan untuk mendukung kebutuhan ini,” ujar Hery.

Ia menambahkan, komitmen BRI terhadap KUR Perumahan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Mulai dari meningkatnya aktivitas produksi UMKM bahan bangunan, penguatan rantai pasok industri perumahan, hingga terbukanya peluang kerja di berbagai daerah.

Menurut Hery, dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal sekaligus memperkuat industri dalam negeri, khususnya industri genteng, agar lebih berkelanjutan dan kompetitif.

Baca Juga :  BRI Ikut Danai Flyover Sitinjau Lauik Rp2,2 Triliun, Jalur Ekstrem Padang–Solok Bersiap Lebih Aman

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi atas konsistensi BRI dalam mendukung program pemerintah, termasuk penyaluran KUR Perumahan.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BRI atas komitmennya dalam memastikan KUR Perumahan terserap dengan sangat baik. Hingga saat ini, BRI merupakan bank penyalur terbesar KUR Perumahan. Peran dan dukungan BRI tentu sangat strategis dalam memperkuat program perumahan rakyat. Terima kasih Pak Dirut, Pak Hery,” kata Maruarar.

Melalui dukungan terhadap program Gentengisasi, BRI memperkuat kualitas hunian masyarakat sekaligus mendorong kesejahteraan dari level paling mendasar. Di sisi lain, keterlibatan UMKM dalam rantai pasok material dan tenaga kerja menjadikan program ini tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. ***

Terpopuler

Artikel Terbaru