PALANGKARAYA,PROKALTENG.CO – Unsur pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah menemui langsung massa aksi dari Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam ‘Aliansi Masyarakat Kalteng Peduli Demokrasi’ di halaman gedung DPRD Kalteng, Rabu (14/1/26).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi justru menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada para massa aksi yang datang. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya adalah hal yang patut dihargai.
“Kami mewakili unsur pimpinan, mewakili seluruh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, mengucapkan terima kasih kepada adik-adik, saudara-saudara mahasiswa, dan OKP yang bergabung pada siang sampai sore hari ini dalam rangka menyampaikan tuntutan,” ujarnya di hadapan massa.
Junaidi yang juga mantan aktivis kampus itu, menekankan filosofi gedung parlemen sebagai milik publik. Ia menyebut bahwa DPRD adalah rumah bersama, tempat segala persoalan rakyat dibahas dan dicarikan solusinya.
“Kenapa kami berterima kasih? Karena memang DPRD ini adalah rumah kita, rumah kita bersama,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa di gedung inilah tempat yang tepat untuk merumuskan berbagai usulan dan kebijakan strategis. Pihaknya berkomitmen bahwa setiap aspirasi yang masuk tidak akan didiamkan, melainkan akan dipilah sesuai kewenangannya.
“Di sinilah kita merumuskan kebijakan. Apakah ditindaklanjuti di tingkat provinsi atau juga kita tindaklanjuti nanti bersama-sama ke DPR RI ataupun pemerintah pusat. Jadi kita wajib berterima kasih,” pungkasnya. (*her)
PALANGKARAYA,PROKALTENG.CO – Unsur pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah menemui langsung massa aksi dari Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam ‘Aliansi Masyarakat Kalteng Peduli Demokrasi’ di halaman gedung DPRD Kalteng, Rabu (14/1/26).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi justru menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada para massa aksi yang datang. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya adalah hal yang patut dihargai.
“Kami mewakili unsur pimpinan, mewakili seluruh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, mengucapkan terima kasih kepada adik-adik, saudara-saudara mahasiswa, dan OKP yang bergabung pada siang sampai sore hari ini dalam rangka menyampaikan tuntutan,” ujarnya di hadapan massa.
Junaidi yang juga mantan aktivis kampus itu, menekankan filosofi gedung parlemen sebagai milik publik. Ia menyebut bahwa DPRD adalah rumah bersama, tempat segala persoalan rakyat dibahas dan dicarikan solusinya.
“Kenapa kami berterima kasih? Karena memang DPRD ini adalah rumah kita, rumah kita bersama,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa di gedung inilah tempat yang tepat untuk merumuskan berbagai usulan dan kebijakan strategis. Pihaknya berkomitmen bahwa setiap aspirasi yang masuk tidak akan didiamkan, melainkan akan dipilah sesuai kewenangannya.
“Di sinilah kita merumuskan kebijakan. Apakah ditindaklanjuti di tingkat provinsi atau juga kita tindaklanjuti nanti bersama-sama ke DPR RI ataupun pemerintah pusat. Jadi kita wajib berterima kasih,” pungkasnya. (*her)