28 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Pedagang Diharapkan Tak Menjual Makanan Kedaluwarsa

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, H. M. Khemal Nasery, mengimbau seluruh pedagang di Kota Palangkaraya untuk tidak menjual makanan kedaluwarsa.  Terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal ini, mengingat peningkatan konsumen terhadap makanan dan bahan pokok selama bulan Desember.

“Saat ini masyarakat Kota Palangkaraya tengah menjalani momen Natal dan Tahun Baru. Tentu pembelian makanan dan bahan pokok akan meningkat dalam Desember ini,” ucapnya kepada awak media, Jumat (20/12/2024).

Ia juga menyoroti tradisi pemberian hampers yang semakin marak saat perayaan hari besar keagamaan. Menurutnya, tradisi ini harus diiringi dengan tanggung jawab pedagang dengan memastikan barang yang dijual aman dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga :  Bahaya Tersembunyi di Balik Manisnya Gula! Dampak Bagi Kesehatan dan Cara Mengatasinya

“Para pedagang jangan memanfaatkan momen ini untuk menjual makanan yang mendekati atau telah kedaluwarsa. Karena menjual makanan kedaluwarsa itu berbahaya dan dapat memicu keracunan,” tegasnya.

Khemal juga mendesak pemerintah kota untuk meningkatkan pengawasan terhadap toko ritel dan kios. Pemeriksaan yang intensif, diperlukan untuk memastikan tidak ada produk makanan kedaluwarsa yang beredar di pasaran.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan bahwa sanksi tegas perlu diberikan kepada pedagang yang terbukti sengaja menjual makanan kedaluwarsa.

“Sanksi ini akan memberikan efek jera kepada pedagang agar tidak mengulangi perbuatannya,”  tambahnya.

Dengan langkah ini, Khemal berharap masyarakat Kota Palangkaraya, khususnya umat Kristiani, dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman dan aman.

Baca Juga :  Mudik! Keselamatan Harus jadi Prioritas Utama

“Semoga momen ini menjadi penuh sukacita, serta Natal dan Tahun Baru dapat dirayakan dengan damai di seluruh wilayah Kota Palangkaraya,” pungkasnya. (ndo)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, H. M. Khemal Nasery, mengimbau seluruh pedagang di Kota Palangkaraya untuk tidak menjual makanan kedaluwarsa.  Terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal ini, mengingat peningkatan konsumen terhadap makanan dan bahan pokok selama bulan Desember.

“Saat ini masyarakat Kota Palangkaraya tengah menjalani momen Natal dan Tahun Baru. Tentu pembelian makanan dan bahan pokok akan meningkat dalam Desember ini,” ucapnya kepada awak media, Jumat (20/12/2024).

Ia juga menyoroti tradisi pemberian hampers yang semakin marak saat perayaan hari besar keagamaan. Menurutnya, tradisi ini harus diiringi dengan tanggung jawab pedagang dengan memastikan barang yang dijual aman dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga :  Bahaya Tersembunyi di Balik Manisnya Gula! Dampak Bagi Kesehatan dan Cara Mengatasinya

“Para pedagang jangan memanfaatkan momen ini untuk menjual makanan yang mendekati atau telah kedaluwarsa. Karena menjual makanan kedaluwarsa itu berbahaya dan dapat memicu keracunan,” tegasnya.

Khemal juga mendesak pemerintah kota untuk meningkatkan pengawasan terhadap toko ritel dan kios. Pemeriksaan yang intensif, diperlukan untuk memastikan tidak ada produk makanan kedaluwarsa yang beredar di pasaran.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan bahwa sanksi tegas perlu diberikan kepada pedagang yang terbukti sengaja menjual makanan kedaluwarsa.

“Sanksi ini akan memberikan efek jera kepada pedagang agar tidak mengulangi perbuatannya,”  tambahnya.

Dengan langkah ini, Khemal berharap masyarakat Kota Palangkaraya, khususnya umat Kristiani, dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman dan aman.

Baca Juga :  Mudik! Keselamatan Harus jadi Prioritas Utama

“Semoga momen ini menjadi penuh sukacita, serta Natal dan Tahun Baru dapat dirayakan dengan damai di seluruh wilayah Kota Palangkaraya,” pungkasnya. (ndo)

Terpopuler

Artikel Terbaru