30.7 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Dorong Pemerintah Perkuat Pembinaan Generasi Muda, Begini Kata Dewan

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Dalam era globalisasi, generasi muda menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin kompleks. Baik di bidang pendidikan, teknologi, maupun pasar tenaga kerja.

Menyikapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Hj. Mukarramah, mengimbau pemerintah untuk memperkuat program pembinaan dan penyuluhan bagi generasi muda secara sistematis dan berkelanjutan.

Menurut Mukarramah, salah satu fokus utama dari pembinaan ini adalah menekan angka pernikahan dini yang hingga kini masih menjadi persoalan di kalangan anak muda.

“Sampai sejauh ini, masih banyak anak muda yang mengakhiri masa remajanya dengan pernikahan dini. Dengan pembinaan yang terarah, generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menghadapi dinamika global,” ucapnya kepada Prokalteng.co, Selasa (3/12/2024).

Untuk mendukung pengembangan generasi muda itu, Mukarramah mengusulkan lima langkah strategis yang dapat menjadi panduan.

Baca Juga :  Jangan Percaya Jasa Calo yang Menjanjikan Kelulusan PPPK

Pertama, pengembangan keterampilan hard skills dan soft skills. Generasi muda harus menguasai keterampilan teknis seperti digital literacy, coding, dan desain, sesuai kebutuhan pasar global. Selain itu, pengembangan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kolaborasi juga perlu menjadi prioritas agar mampu bersaing di lingkungan kerja yang dinamis.

Kemudian langkah kedua dikatakan dia yakni memperkuat pendidikan karakter dan nasionalisme. Mukarramah menekankan pentingnya membangun generasi muda yang jujur, disiplin, dan tangguh melalui pendidikan karakter.

“Nilai-nilai nasionalisme juga perlu ditanamkan agar generasi muda tetap bangga dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa, meskipun mereka bersaing di tingkat global,” tambahnya.

Selanjutnya pada langkah ketiga, dia mengtakan bahwa penyuluhan inklusif berbasis komunitas. Untuk itu, pemerintah diharapkan melibatkan sekolah, organisasi kepemudaan, dan lembaga swadaya masyarakat dalam program penyuluhan.

Materi yang diberikan harus mencakup wawasan tentang peluang pasar kerja global, pentingnya inovasi, dan strategi membangun jejaring internasional.

Baca Juga :  Politisi Cantik Ini Imbau Masyarakat Belajar Hidup Sehat dengan Makana

Mukarramah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan industri. Melalui program magang, pelatihan keterampilan berbasis industri, dan dukungan kewirausahaan, kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja dapat teratasi.

“Hal ini dapat memberikan bekal konkret bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujarnya.

Langkah terakhir, adalah pemanfaatan teknologi digital sebagai alat utama pembinaan. Penyuluhan berbasis digital. Seperti webinar dan aplikasi pembelajaran online, yang dinilai mampu menjangkau lebih banyak anak muda. Termasuk mereka yang berada di daerah terpencil.

Dengan demikian, Mukarramah berharap melalui langkah-langkah ini, generasi muda tidak hanya dapat bersaing di tingkat global, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan inovasi dan solusi bagi tantangan dunia. (ndo/hnd)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Dalam era globalisasi, generasi muda menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin kompleks. Baik di bidang pendidikan, teknologi, maupun pasar tenaga kerja.

Menyikapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Hj. Mukarramah, mengimbau pemerintah untuk memperkuat program pembinaan dan penyuluhan bagi generasi muda secara sistematis dan berkelanjutan.

Menurut Mukarramah, salah satu fokus utama dari pembinaan ini adalah menekan angka pernikahan dini yang hingga kini masih menjadi persoalan di kalangan anak muda.

“Sampai sejauh ini, masih banyak anak muda yang mengakhiri masa remajanya dengan pernikahan dini. Dengan pembinaan yang terarah, generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menghadapi dinamika global,” ucapnya kepada Prokalteng.co, Selasa (3/12/2024).

Untuk mendukung pengembangan generasi muda itu, Mukarramah mengusulkan lima langkah strategis yang dapat menjadi panduan.

Baca Juga :  Jangan Percaya Jasa Calo yang Menjanjikan Kelulusan PPPK

Pertama, pengembangan keterampilan hard skills dan soft skills. Generasi muda harus menguasai keterampilan teknis seperti digital literacy, coding, dan desain, sesuai kebutuhan pasar global. Selain itu, pengembangan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kolaborasi juga perlu menjadi prioritas agar mampu bersaing di lingkungan kerja yang dinamis.

Kemudian langkah kedua dikatakan dia yakni memperkuat pendidikan karakter dan nasionalisme. Mukarramah menekankan pentingnya membangun generasi muda yang jujur, disiplin, dan tangguh melalui pendidikan karakter.

“Nilai-nilai nasionalisme juga perlu ditanamkan agar generasi muda tetap bangga dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa, meskipun mereka bersaing di tingkat global,” tambahnya.

Selanjutnya pada langkah ketiga, dia mengtakan bahwa penyuluhan inklusif berbasis komunitas. Untuk itu, pemerintah diharapkan melibatkan sekolah, organisasi kepemudaan, dan lembaga swadaya masyarakat dalam program penyuluhan.

Materi yang diberikan harus mencakup wawasan tentang peluang pasar kerja global, pentingnya inovasi, dan strategi membangun jejaring internasional.

Baca Juga :  Politisi Cantik Ini Imbau Masyarakat Belajar Hidup Sehat dengan Makana

Mukarramah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan industri. Melalui program magang, pelatihan keterampilan berbasis industri, dan dukungan kewirausahaan, kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja dapat teratasi.

“Hal ini dapat memberikan bekal konkret bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujarnya.

Langkah terakhir, adalah pemanfaatan teknologi digital sebagai alat utama pembinaan. Penyuluhan berbasis digital. Seperti webinar dan aplikasi pembelajaran online, yang dinilai mampu menjangkau lebih banyak anak muda. Termasuk mereka yang berada di daerah terpencil.

Dengan demikian, Mukarramah berharap melalui langkah-langkah ini, generasi muda tidak hanya dapat bersaing di tingkat global, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan inovasi dan solusi bagi tantangan dunia. (ndo/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru