28.4 C
Jakarta
Saturday, February 7, 2026

Harus Jadi Prioritas! DPRD Kotim Soroti Serius Kondisi Jalan Menuju Puskesmas Tualan Hulu

SAMPIT, PROKALTENG.CO– DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti serius kondisi jalan menuju Puskesmas Tualan Hulu yang kerap terendam banjir, terutama saat musim hujan.

Padahal, ruas jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Andi Lala, menegaskan persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kebutuhan dasar dan keselamatan warga.

“Jalan ini adalah akses vital menuju puskesmas. Saat banjir, warga kesulitan berobat. Penanganannya harus menjadi prioritas dan tidak bisa ditunda lagi,” ujar Andi Lala, Selasa (3/2/).

Pernyataan itu disampaikan usai kunjungan lapangan DPRD Kotim ke salah satu ruas jalan di Desa Merah yang selama ini dikenal sebagai titik langganan banjir. Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kotim, Rimbun, bersama sejumlah anggota dewan.

Baca Juga :  PBS Diminta Bantu Sosialisasi dan Pencegahan Karhutla Sejak Dini

Menurut Andi Lala, kondisi jalan sepanjang kurang lebih 500 meter itu sudah sangat memprihatinkan. Hampir setiap musim hujan, badan jalan terendam air sehingga menghambat mobilitas masyarakat, terutama pasien yang hendak menuju Puskesmas Tualan Hulu.

Ia mengakui, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan jika perbaikan hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh karena itu, DPRD Kotim mendorong solusi alternatif melalui kolaborasi dengan pihak swasta.

Electronic money exchangers listing

“Rencananya jalan ini akan ditimbun dan ditinggikan sekitar dua meter agar tidak lagi terdampak banjir. Perbaikannya melibatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut,” jelasnya.

Ke depan, Camat setempat akan mengundang sejumlah perusahaan besar swasta untuk membahas dan menyepakati komitmen bersama dalam penanganan jalan tersebut. DPRD Kotim memastikan akan mengawal proses ini agar rencana perbaikan benar-benar terealisasi.

Baca Juga :  Pembelajaran Tatap Muka dengan Penerapan Prokes Secara Ketat

“Harapannya, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak swasta ini dapat segera mewujudkan akses jalan yang layak menuju Puskesmas Tualan Hulu demi kepentingan dan keselamatan masyarakat,” ucap Andi Lala.

Selain persoalan jalan Desa Merah, DPRD Kotim juga menyoroti pemasangan jembatan di Desa Tanjung Jorong, Kecamatan Tualan Hulu. Ia menegaskan, pihaknya akan terus memantau progres pekerjaan hingga jembatan tersebut selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat.

“Pemasangan jembatan ini merupakan komitmen dari pihak perusahaan, dan harus dituntaskan sampai benar-benar bisa dilalui warga,” tegasnya.

Ia berharap, perbaikan Jalan Desa Merah dan penyelesaian Jembatan Desa Tanjung Jorong dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat agar aktivitas dan akses pelayanan masyarakat tidak lagi terganggu.

“Kami berharap kedua infrastruktur ini segera dibenahi demi kenyamanan dan keselamatan warga,” pungkasnya. (bah/ans/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti serius kondisi jalan menuju Puskesmas Tualan Hulu yang kerap terendam banjir, terutama saat musim hujan.

Padahal, ruas jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Andi Lala, menegaskan persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kebutuhan dasar dan keselamatan warga.

Electronic money exchangers listing

“Jalan ini adalah akses vital menuju puskesmas. Saat banjir, warga kesulitan berobat. Penanganannya harus menjadi prioritas dan tidak bisa ditunda lagi,” ujar Andi Lala, Selasa (3/2/).

Pernyataan itu disampaikan usai kunjungan lapangan DPRD Kotim ke salah satu ruas jalan di Desa Merah yang selama ini dikenal sebagai titik langganan banjir. Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kotim, Rimbun, bersama sejumlah anggota dewan.

Baca Juga :  PBS Diminta Bantu Sosialisasi dan Pencegahan Karhutla Sejak Dini

Menurut Andi Lala, kondisi jalan sepanjang kurang lebih 500 meter itu sudah sangat memprihatinkan. Hampir setiap musim hujan, badan jalan terendam air sehingga menghambat mobilitas masyarakat, terutama pasien yang hendak menuju Puskesmas Tualan Hulu.

Ia mengakui, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan jika perbaikan hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh karena itu, DPRD Kotim mendorong solusi alternatif melalui kolaborasi dengan pihak swasta.

“Rencananya jalan ini akan ditimbun dan ditinggikan sekitar dua meter agar tidak lagi terdampak banjir. Perbaikannya melibatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut,” jelasnya.

Ke depan, Camat setempat akan mengundang sejumlah perusahaan besar swasta untuk membahas dan menyepakati komitmen bersama dalam penanganan jalan tersebut. DPRD Kotim memastikan akan mengawal proses ini agar rencana perbaikan benar-benar terealisasi.

Baca Juga :  Pembelajaran Tatap Muka dengan Penerapan Prokes Secara Ketat

“Harapannya, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak swasta ini dapat segera mewujudkan akses jalan yang layak menuju Puskesmas Tualan Hulu demi kepentingan dan keselamatan masyarakat,” ucap Andi Lala.

Selain persoalan jalan Desa Merah, DPRD Kotim juga menyoroti pemasangan jembatan di Desa Tanjung Jorong, Kecamatan Tualan Hulu. Ia menegaskan, pihaknya akan terus memantau progres pekerjaan hingga jembatan tersebut selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat.

“Pemasangan jembatan ini merupakan komitmen dari pihak perusahaan, dan harus dituntaskan sampai benar-benar bisa dilalui warga,” tegasnya.

Ia berharap, perbaikan Jalan Desa Merah dan penyelesaian Jembatan Desa Tanjung Jorong dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat agar aktivitas dan akses pelayanan masyarakat tidak lagi terganggu.

“Kami berharap kedua infrastruktur ini segera dibenahi demi kenyamanan dan keselamatan warga,” pungkasnya. (bah/ans/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru