27.3 C
Jakarta
Sunday, November 30, 2025

Jadikan GSJA Shekinah Sebagai Rumah Ibadah, Simbol Perdamaian dan Perekat Persaudaraan

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Peresmian Gedung Gereja GSJA Shekinah Kandui mendapat sambutan positif dari DPRD Kabupaten Barito Utara.

Dewan menilai pembangunan rumah ibadah ini sebagai cerminan kehidupan umat beragama yang rukun dan toleran, yang merupakan pondasi utama stabilitas sosial dan politik di daerah.

Anggota DPRD Barito Utara, Hasrat yang menyatakan kebanggaannya terhadap peresmian gereja tersebut.

“Apa yang terjadi di Kandui adalah contoh nyata dari Bhinneka Tunggal Ika. Di sini kita lihat pemerintah, tokoh agama, dan adat duduk bersama merayakan sebuah kebahagiaan umat. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga bagi kemajuan Barito Utara,” ungkapnya, jum’at (28/11).

Hasrat menekankan, keberhasilan pembangunan gereja tidak lepas dari dukungan dan toleransi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemeluk agama lain. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk bersama-sama membangun daerah.

Baca Juga :  Pameran UMKM hingga Penebusan Pangan Murah Cerminan Visi Pembangunan yang Pro Rakyat

“Ini adalah teladan yang baik. Membangun tempat ibadah dengan damai, di tengah masyarakat yang majemuk, adalah prestasi tersendiri,” tambahnya.

DPRD berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan ini. Melalui fungsi pengawasan dan anggaran yang pro-persatuan. Setiap kebijakan yang dibuat diharapkan dapat memperkuat sendi-sendi kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Electronic money exchangers listing

“Kami mengapresiasi semua pihak yang telah menjaga nuansa kerukunan ini. Mari kita jadikan GSJA Shekinah bukan hanya sebagai rumah ibadah, tetapi juga sebagai simbol perdamaian dan perekat persaudaraan antarwarga Barito Utara,” pesan Hasrat menutup pernyataannya. (ren)

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Peresmian Gedung Gereja GSJA Shekinah Kandui mendapat sambutan positif dari DPRD Kabupaten Barito Utara.

Dewan menilai pembangunan rumah ibadah ini sebagai cerminan kehidupan umat beragama yang rukun dan toleran, yang merupakan pondasi utama stabilitas sosial dan politik di daerah.

Anggota DPRD Barito Utara, Hasrat yang menyatakan kebanggaannya terhadap peresmian gereja tersebut.

Electronic money exchangers listing

“Apa yang terjadi di Kandui adalah contoh nyata dari Bhinneka Tunggal Ika. Di sini kita lihat pemerintah, tokoh agama, dan adat duduk bersama merayakan sebuah kebahagiaan umat. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga bagi kemajuan Barito Utara,” ungkapnya, jum’at (28/11).

Hasrat menekankan, keberhasilan pembangunan gereja tidak lepas dari dukungan dan toleransi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemeluk agama lain. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk bersama-sama membangun daerah.

Baca Juga :  Pameran UMKM hingga Penebusan Pangan Murah Cerminan Visi Pembangunan yang Pro Rakyat

“Ini adalah teladan yang baik. Membangun tempat ibadah dengan damai, di tengah masyarakat yang majemuk, adalah prestasi tersendiri,” tambahnya.

DPRD berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan ini. Melalui fungsi pengawasan dan anggaran yang pro-persatuan. Setiap kebijakan yang dibuat diharapkan dapat memperkuat sendi-sendi kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

“Kami mengapresiasi semua pihak yang telah menjaga nuansa kerukunan ini. Mari kita jadikan GSJA Shekinah bukan hanya sebagai rumah ibadah, tetapi juga sebagai simbol perdamaian dan perekat persaudaraan antarwarga Barito Utara,” pesan Hasrat menutup pernyataannya. (ren)

Terpopuler

Artikel Terbaru