PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Masyarakat Kota Palangkaraya kini mulai diimbau mengenakan masker saat berada di luar ruangan. Hal ini seiring dengan kondisi udara yang dinilai mulai tidak sehat akibat tercemarnya kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang marak terjadi beberapa hari ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi ketika dikonfirmasi Prokalteng.co, Jumat (1/9/2023) menyebutkan bahwa sesuai dengan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Palangkaraya sampai hari ini dalam posisi sedang.
BACA JUGA: Karhutla di Banjarbaru Mengerikan, Hampir Menyambar Rumah Warga
“Terkait indikator ISPU ini, sebenarnya berubah-rubah. Jadi bisa saja pada hari ini kondisinya sedang, besok mungkin kondisinya tidak sehat, dan lusa mungkin indikatornya bagus. Itu tergantung dengan beberapa banyak titik api dan lahan yang terbakar setiap harinya,”ucapnya.
BACA JUGA: Dispursip Kalteng Resmi Jalin Kerjasama dengan Poltekkes Palangkaraya
Oleh karena itu, menurutnya indikator ini tidak berlaku secara global di wilayah Palangkaraya. Misalnya, indikator ini bisa saja berlaku untuk Kecamatan Jekan Raya atau kecamatan lainnya. Namun tolak ukur ini tidak berlaku untuk seluruh wilayah Kota Palangkaraya.
“Namun demikian, kami tetap mengimbau kepada masyarakat apabila di luar rumah diupayakan menggunakan masker. Terutama pada pagi hari, karena biasanya pagi hari asap cenderung turun, pada siang hari berangsur-angsur hilang karena tertiup angin,”jelasnya. (*ana/hnd)