Penurunan dana bagi hasil (DBH) dari sektor kelapa sawit menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) dalam mengelola anggaran pembangunan.
Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama di era kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan meminta agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap infrastruktur jalan yang ada di daerah pemilihan (Dapil) III kabupaten setempat.
Infrastruktur jalan dan jembatan di pedesaan harus menjadi prioritas pemerintah daerah ke depannya. Ini agar dapat mendorong percepatan kemajuan desa serta perekonomian masyarakat. Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Elie Setiadi.
Perencanaan pelaksanaan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kapuas tahun 2025 harus segera lakukan percepatan. Hal ini untuk menghindar berbagai macam kendala berdampak jadi masalah.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Bardiansyah mengharapkan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di Daerah Pemilihan (Dapil) V. Dapil ini meliputi Kecamatan Kapuas Timur, Bataguh, Kapuas Kuala dan Tamban Catur, karena masih minim sehingga membutuhkan perhatian lebih kedepannya.
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional. Melalui keterlibatannya dalam pembiayaan sindikasi Proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).