Cuaca panas yang melanda Kota Palangka Raya dalam beberapa waktu terakhir, mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi.
Suhu tinggi bisa menyebabkan bakteri jahat berkembang biak di usus dan kondisi ini dapat meningkatkan kemungkinan infeksi gastrointestinal dan memicu gejala seperti diare dan perut kembung.
BPBD Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas luar ruangan saat cuaca panas serta menjaga asupan cairan untuk mencegah dehidrasi dan gangguan kesehatan.
Fenomena suhu panas ekstrem tengah melanda sebagian besar wilayah Indonesia, dengan catatan suhu tertinggi mencapai 37,6°C dalam beberapa hari terakhir.
Biasanya banyak orang menghindari mengenakan pakaian berwarna hitam saat cuaca panas. Hal ini bisa menjadi mimpi buruk bagi para pecinta gaya monokrom atau gothic.
Cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Cuaca panas dan lembab sering kali menyebabkan timbulnya jerawat dan menimbulkan rasa tidak nyaman di kulit. Bukan berarti keadaan yang harus dipermasalahkan, melainkan bagaimana kita berupaya untuk