Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran meluncurkan pasar murah untuk mahasiwa, dan sekaligus memberikan program beasiswa TABE untuk wirausaha. Kegiatan digelar di halaman Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Minggu (18/8).
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangkaraya, Sigit Karyawan Yunianto (SKY) bersama Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangkaraya, Jayani dan lainnya menghadiri acara Sumpah Dokter ke-XVIII di Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (14/5) kemarin.
PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Palangka Raya memberikan manfaat beasiswa kepada seluruh anak ahli waris (pengajuan klaim Jaminan Kematian dan JKK berakibat meninggal dunia) sebesar Rp 455 Juta selama Januari – Maret 2024, sehingga pelajar dan mahasiswa terjamin keberlanjutan pendidikanya.
Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Palangkaraya, Nadi Kodun S Runjan mengajak seluruh mahasiswa penerima program Tabungan Beasiswa (tabe) untuk melakukan aksi mempertanyakan kejelasan realisasi beasiswa tersebut. Sesuai rencana, gelar aksi yang akan mereka lakukan itu dilakukan hari ini, Kamis (4/4/2024) di kantor Bank Kalteng Jalan RTA Milono Kota Palangkaraya.
Mahasiswa penerima tabungan beasiswa (Tabe) Berkah terus menanyakan soal perkembangan pencairan beasiswa yang dikucurkan dari Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Pendidikan Kalteng.
PJs. Ketua Cabang GMKI Palangkaraya Fiteli menyatakan kesiapannya menjadi inisiator aksi damai  jika program Tabungan Beasiswa Berkah (Tabe) masih tak kunjung dicairkan.
Ketua Komisi I DPRD Kalteng Yohannes Freddy Ering merespon terkait pencairan Tabungan Beasiswa Berkah (Tabe) yang terkendala. Berdasarkan keterangan Dari Dinas Pendidikan (Disdik)Â Kalteng, prosesnya saat ini sudah di Bank Kalteng.
Komisi III DPRD Kalteng menanggapi ihwal program Tabungan Beasiswa Berkah (TABE) 2024 yang sedang menjadi sorotan sejumlah mahasiswa terkait kepastian pencairannya.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng Siti Nafsiah menceritakan, pada tanggal 30 Januari 2024 lalu, pihaknya sudah memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng untuk meminta paparan persoalan beasiswa tersebut.
Gelombang kritik meluas di media sosial (medsos) mengarah ke Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) karena terlambatnya penyaluran Tabungan Beasiswa Berkah (TABE). Hal itu mengakibatkan ketidakpuasan di kalangan mahasiswa. Terbukti, lebih dari 13.000 mahasiswa dipilih sebagai penerima beasiswa dalam tahap pertama itu, namun proses penyalurannya belum terealisasi.
PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Reza Prabowo mengatakan, pihaknya menyiapkan program aplikasi TABE atau Tabungan Beasiswa Berkah untuk menghimpun beasiswa yang betul disasarkan untuk masyarakat Kalteng.