alexametrics
31.8 C
Palangkaraya
Tuesday, August 9, 2022

Ketua MPR Sebar Masker untuk Kalangan Ojol dan Masyarakat

Ketua MPR
RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas
(GERAK BS) dan Garda Ojek Online membagikan masker dan hand sanitizer kepada
para pengemudi ojek online. Termasuk untuk kelangan masyarakat di kawasan
Shelter Pangkalan Ojek Online Stasiun Sudirman Dukuh Atas, Menteng, Jakarta.

Langkah
itu sebagai upaya antisipasi untuk menangkal virus Corona (Covid-19) dan juga
wujud solidaritas kepada para pengemudi ojek online yang sehari-hari berada di
jalan raya dan bertemu banyak kalangan masyarakat.

“GERAK BS
dengan kemampuan yang dimiliki mencoba membantu mencegah penularan corona di
jalanan. Seharian berada di jalan, para pengemudi ojek online bisa bertemu
puluhan bahkan ratusan orang, sehingga mereka rentan terkena virus Covid-19.
Kita berdoa semoga tak ada lagi anak bangsa yang menjadi korban corona,” ujar
Bamsoet, di Jakarta, Minggu (8/3).

Baca Juga :  TNI Kerahkan Tim Elit 'Pasukan Setan' Buru Teroris KKB

Ketua
Dewan Pembina GERAK BS ini mengingatkan agar jangan ada lagi warga yang
memanfaatkan penderitaan akibat Covid-19 dengan mencari keuntungan pribadi.
Terutama melalui penimbunan masker maupun alat kesehatan lainnya. Aparat hukum
telah memonitor dan akan menindak tegas siapapun yang melakukan penimbunan dan
membuat susah masyarakat.

“Mengambil
keuntungan pribadi di atas penderitaan orang lain jelas bertentangan dengan
nilai-nilai Pancasila. Tidak boleh lagi ada penimbunan masker. Aparat harus
menindak tegas jika menemukan kasus penimbunan masker yang merugikan
masyarakat,” tegasnya.

Bamsoet
juga berharap, langkah solidaritas yang ditunjukan GERAK BS bisa diikuti
berbagai kalangan masyarakat lainnya. Sekaligus juga mendorong masyarakat agar
tetap tenang dan tak panik berlebihan. Apalagi sampai memborong berbagai
sembako dan kebutuhan lainnya.

Baca Juga :  Stafsus Milenial Digaji Rp 51 Juta, Refly: Mending Kasih Honor ke Ahli

“Panic
buying bukanlah solusi, malah menjadi pemicu munculnya masalah baru,” paparnya.

Pemerintah
juga sudah berupaya maksimal dalam menangani penyebaran dan pengobatan pasien
korban Covid-19. Sudah ada 137 rumah sakit rujukan tersebar di 34 provinsi yang
siap menangani pasien Covid-19. Sebagai warga, tugas utama kita dalam mencegah
penyebaran Covid-19 adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat, membantu saudara
yang membutuhkan, serta saling menguatkan satu sama lain.(jpg)

 

Ketua MPR
RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas
(GERAK BS) dan Garda Ojek Online membagikan masker dan hand sanitizer kepada
para pengemudi ojek online. Termasuk untuk kelangan masyarakat di kawasan
Shelter Pangkalan Ojek Online Stasiun Sudirman Dukuh Atas, Menteng, Jakarta.

Langkah
itu sebagai upaya antisipasi untuk menangkal virus Corona (Covid-19) dan juga
wujud solidaritas kepada para pengemudi ojek online yang sehari-hari berada di
jalan raya dan bertemu banyak kalangan masyarakat.

“GERAK BS
dengan kemampuan yang dimiliki mencoba membantu mencegah penularan corona di
jalanan. Seharian berada di jalan, para pengemudi ojek online bisa bertemu
puluhan bahkan ratusan orang, sehingga mereka rentan terkena virus Covid-19.
Kita berdoa semoga tak ada lagi anak bangsa yang menjadi korban corona,” ujar
Bamsoet, di Jakarta, Minggu (8/3).

Baca Juga :  Polisi Tangkap Deklarator KAMI, Syahganda Nainggolan

Ketua
Dewan Pembina GERAK BS ini mengingatkan agar jangan ada lagi warga yang
memanfaatkan penderitaan akibat Covid-19 dengan mencari keuntungan pribadi.
Terutama melalui penimbunan masker maupun alat kesehatan lainnya. Aparat hukum
telah memonitor dan akan menindak tegas siapapun yang melakukan penimbunan dan
membuat susah masyarakat.

“Mengambil
keuntungan pribadi di atas penderitaan orang lain jelas bertentangan dengan
nilai-nilai Pancasila. Tidak boleh lagi ada penimbunan masker. Aparat harus
menindak tegas jika menemukan kasus penimbunan masker yang merugikan
masyarakat,” tegasnya.

Bamsoet
juga berharap, langkah solidaritas yang ditunjukan GERAK BS bisa diikuti
berbagai kalangan masyarakat lainnya. Sekaligus juga mendorong masyarakat agar
tetap tenang dan tak panik berlebihan. Apalagi sampai memborong berbagai
sembako dan kebutuhan lainnya.

Baca Juga :  Pengumuman! 6-17 Mei, ASN Dilarang Cuti dan Mudik

“Panic
buying bukanlah solusi, malah menjadi pemicu munculnya masalah baru,” paparnya.

Pemerintah
juga sudah berupaya maksimal dalam menangani penyebaran dan pengobatan pasien
korban Covid-19. Sudah ada 137 rumah sakit rujukan tersebar di 34 provinsi yang
siap menangani pasien Covid-19. Sebagai warga, tugas utama kita dalam mencegah
penyebaran Covid-19 adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat, membantu saudara
yang membutuhkan, serta saling menguatkan satu sama lain.(jpg)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/