28.9 C
Jakarta
Sunday, April 28, 2024

Skin Care Alami Belum Tentu Aman, Ini Alasannya!

Sesuatu yang alami, tak terkecuali produk skin care, pasti diminati. Pasalnya, sejak dulu penggunaan bahan-bahan alami memang menjanjikan hasil yang minim efek samping.

Sayangnya, masyarakat awam tidak mengetahui bahwa rangkaian skin care yang tidak terlalu banyak memakai bahan kimia itu belum tentu aman. Tidak menjadi jaminan juga bahwa yang murni alami lebih baik untuk kulit mereka.

Produk belum tentu benar-benar alami

Carla Burns, seorang dermatologis dari Environmental Working Group mengatakan, kandungan lumpur dalam produk skin care seperti masker atau scrub, bisa saja terkontaminasi oleh racun yang berasal dari logam.

Selain itu, jangan dikira bahan alami seperti minyak atsiri tidak menyebabkan alergi. Tumbuh-tumbuhan yang diekstrak pun bisa menjadi alergen!

Baca Juga :  Ini Batas Maksimal Minum Teh Agar Tak Merusak Gigi

Hingga kini, belum bisa dipastikan apakah skin care berlabel alami benar-benar 100% alami. Kondisi tersebut sebenarnya juga dipicu oleh keinginan kita sebagai konsumen yang kurang masuk akal.

Kita ingin hasil yang super instan, tetapi tetap ingin menggunakan skin care alami. Padahal, tahu sendiri kan hasil yang alami itu butuh proses yang cukup lama?

Dengan demikian, ada dugaan bahwa skin care yang mengaku alami tetap memanfaatkan bahan kimia obat atau zat lain untuk mempercepat hasilnya.

Di Amerika Serikat sendiri, Food and Drug Administration bahkan tidak mengeluarkan sertifikat resmi untuk memvalidasi keaslian skin care alami.

Di Indonesia sendiri, regulasi produk kosmetik dan perawatan yang diatur BPOM masih berfokus pada izin edar produksi. Badan tersebut belum mengarah spesifik pada sertifikasi komponen alami.

Baca Juga :  Waspada jika Wajah Pucat dan Sering Mimisan

Jadi, jangan sampai mudah terkecoh. Tak ada yang bisa menjamin produk skin care natural yang kini Anda gunakan benar-benar alami!

Tak semua permasalahan kulit bisa ditangani dengan bahan alami. Masalah kulit seperti jerawat, peradangan, bintik hitam, dan kerutan harus ditangani oleh produk berbahan kimia atau bahan aktif.(klikdokter)

Sesuatu yang alami, tak terkecuali produk skin care, pasti diminati. Pasalnya, sejak dulu penggunaan bahan-bahan alami memang menjanjikan hasil yang minim efek samping.

Sayangnya, masyarakat awam tidak mengetahui bahwa rangkaian skin care yang tidak terlalu banyak memakai bahan kimia itu belum tentu aman. Tidak menjadi jaminan juga bahwa yang murni alami lebih baik untuk kulit mereka.

Produk belum tentu benar-benar alami

Carla Burns, seorang dermatologis dari Environmental Working Group mengatakan, kandungan lumpur dalam produk skin care seperti masker atau scrub, bisa saja terkontaminasi oleh racun yang berasal dari logam.

Selain itu, jangan dikira bahan alami seperti minyak atsiri tidak menyebabkan alergi. Tumbuh-tumbuhan yang diekstrak pun bisa menjadi alergen!

Baca Juga :  Ini Batas Maksimal Minum Teh Agar Tak Merusak Gigi

Hingga kini, belum bisa dipastikan apakah skin care berlabel alami benar-benar 100% alami. Kondisi tersebut sebenarnya juga dipicu oleh keinginan kita sebagai konsumen yang kurang masuk akal.

Kita ingin hasil yang super instan, tetapi tetap ingin menggunakan skin care alami. Padahal, tahu sendiri kan hasil yang alami itu butuh proses yang cukup lama?

Dengan demikian, ada dugaan bahwa skin care yang mengaku alami tetap memanfaatkan bahan kimia obat atau zat lain untuk mempercepat hasilnya.

Di Amerika Serikat sendiri, Food and Drug Administration bahkan tidak mengeluarkan sertifikat resmi untuk memvalidasi keaslian skin care alami.

Di Indonesia sendiri, regulasi produk kosmetik dan perawatan yang diatur BPOM masih berfokus pada izin edar produksi. Badan tersebut belum mengarah spesifik pada sertifikasi komponen alami.

Baca Juga :  Waspada jika Wajah Pucat dan Sering Mimisan

Jadi, jangan sampai mudah terkecoh. Tak ada yang bisa menjamin produk skin care natural yang kini Anda gunakan benar-benar alami!

Tak semua permasalahan kulit bisa ditangani dengan bahan alami. Masalah kulit seperti jerawat, peradangan, bintik hitam, dan kerutan harus ditangani oleh produk berbahan kimia atau bahan aktif.(klikdokter)

Terpopuler

Artikel Terbaru