32.8 C
Jakarta
Sunday, June 16, 2024
spot_img

Taufik Saleh: Kalteng Expo Mendongkrak Perputaran Ekonomi Hingga Rp 15 Miliar

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah (Kalteng) Taufik Saleh mengatakan, BI Kalteng mencatat pencapaian gemilang dalam gelaran Pesona Tambun Bungai X Kalteng Expo 2024.

“Festival UMKM dan edukasi ini, yang dihelat di Area Pameran Temanggung Tilung dari tanggal 11 hingga 15 Mei 2024, terbukti menjadi daya tarik bagi masyarakat dan memberikan dampak positif bagi para UMKM dan promosi daerah untuk mencapai Kalteng Berkah,” ujarnya, Kamis (23/5).

Dia menjelaskan, secara keseluruhan, kegiatan Kalteng Expo sukses mendongkrak perputaran ekonomi dan UMKM senilai Rp 15 Miliar selama 5 hari penyelenggaraan, dari 11 hingga 15 Mei 2024.

Menurut Taufik, pencapaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap produk-produk UMKM lokal berkualitas tinggi. Diprakirakan total pengunjung selama kegiatan berlangsung mampu menarik massa sebanyak 65.000 orang atau 13.000 orang per hari.

Khusus untuk Hall A Utama Kalteng Expo, sambung Taufik total transaksi yang terjadi mencapai sebesar Rp2,2 miliar. Di antara berbagai jenis produk yang ditawarkan, produk wastra menjadi primadona dengan total penjualan mencapai Rp 1,3 Miliar.

Baca Juga :  Frekuensi Penerbangan Kalteng Turun 2,99 Persen

“Hal ini menandakan tingginya minat masyarakat terhadap produk fashion lokal yang unik dan bernilai seni. Selain produk wastra, produk kriya/kerajinan/aksesoris juga menarik perhatian pengunjung, dengan total penjualan mencapai Rp 817 Juta,” jelasnya.

Sementara itu, produk makanan dan minuman olahan juga menunjukkan performa yang baik dengan total penjualan mencapai Rp 99,68 Juta.

Dia menerangkan, capaian BI dalam kegiatan Kalteng Expo ini juga turut membanggakan. Booth BI di Hall A dikunjungi masyarakat dengan antusiasme luar biasa khususnya terhadap produk-produk UMKM binaan BI Kalteng dengan total penjualan mencapai lebih dari Rp300 juta dalam 5 hari acara.

Sama seperti capaian Hall A Utama Kalteng Expo, Produk wastra tetap menjadi yang paling diminati, diikuti kriya dan makanan minuman olahan. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk lokal berkualitas tinggi.

Taufik mengklaim, Bank Indonesia juga sukses mengedukasi masyarakat tentang digitalisasi pembayaran dan cinta rupiah melalui berbagai program menarik, seperti games, kuis, dan pojok baca.

“Hal ini mendorong peningkatan penggunaan QRIS dan awareness masyarakat terhadap penggunaan rupiah yang baik. Dalam event tersebut lebih dari 85% transaksi yang terjadi booth Bank Indonesia menggunakan sarana pembayaran non tunai seperti QRIS dan transfer,” bebernya.

Baca Juga :  Kerajinan Khas Kalteng Bernilai Jual Tinggi

Bagi Taufik kehadiran Bank Indonesia di Kalteng Expo 2024 tidak hanya memberikan dampak positif bagi para UMKM binaan, tetapi juga bagi perekonomian daerah secara keseluruhan.

“Festival ini menjadi wadah bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan mereka serta meningkatkan kepercayaan diri UMKM untuk mencapai cita-cita yang lebih besar,” imbuhnya.

“Banyak UMKM yang tertarik untuk menjadi UMKM binaan Bank Indonesia karena merupakan kebanggaan tersendiri apabila menjadi salah satu UMKM binaan Bank Indonesia,” sambungnya.

Meskipun Kalteng Expo 2024 telah berakhir, Bank Indonesia senantiasa terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk mendukung UMKM dan meningkatkan literasi keuangan di Kalteng dalam mencapai Kalteng Berkah.

“Bank Indonesia secara konsisten mengajak masyarakat untuk terus berbelanja produk UMKM lokal dan menggunakan digitalisasi pembayaran dalam transaksi sehari-hari,” tandasnya. (hfz)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah (Kalteng) Taufik Saleh mengatakan, BI Kalteng mencatat pencapaian gemilang dalam gelaran Pesona Tambun Bungai X Kalteng Expo 2024.

“Festival UMKM dan edukasi ini, yang dihelat di Area Pameran Temanggung Tilung dari tanggal 11 hingga 15 Mei 2024, terbukti menjadi daya tarik bagi masyarakat dan memberikan dampak positif bagi para UMKM dan promosi daerah untuk mencapai Kalteng Berkah,” ujarnya, Kamis (23/5).

Dia menjelaskan, secara keseluruhan, kegiatan Kalteng Expo sukses mendongkrak perputaran ekonomi dan UMKM senilai Rp 15 Miliar selama 5 hari penyelenggaraan, dari 11 hingga 15 Mei 2024.

Menurut Taufik, pencapaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap produk-produk UMKM lokal berkualitas tinggi. Diprakirakan total pengunjung selama kegiatan berlangsung mampu menarik massa sebanyak 65.000 orang atau 13.000 orang per hari.

Khusus untuk Hall A Utama Kalteng Expo, sambung Taufik total transaksi yang terjadi mencapai sebesar Rp2,2 miliar. Di antara berbagai jenis produk yang ditawarkan, produk wastra menjadi primadona dengan total penjualan mencapai Rp 1,3 Miliar.

Baca Juga :  Frekuensi Penerbangan Kalteng Turun 2,99 Persen

“Hal ini menandakan tingginya minat masyarakat terhadap produk fashion lokal yang unik dan bernilai seni. Selain produk wastra, produk kriya/kerajinan/aksesoris juga menarik perhatian pengunjung, dengan total penjualan mencapai Rp 817 Juta,” jelasnya.

Sementara itu, produk makanan dan minuman olahan juga menunjukkan performa yang baik dengan total penjualan mencapai Rp 99,68 Juta.

Dia menerangkan, capaian BI dalam kegiatan Kalteng Expo ini juga turut membanggakan. Booth BI di Hall A dikunjungi masyarakat dengan antusiasme luar biasa khususnya terhadap produk-produk UMKM binaan BI Kalteng dengan total penjualan mencapai lebih dari Rp300 juta dalam 5 hari acara.

Sama seperti capaian Hall A Utama Kalteng Expo, Produk wastra tetap menjadi yang paling diminati, diikuti kriya dan makanan minuman olahan. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk lokal berkualitas tinggi.

Taufik mengklaim, Bank Indonesia juga sukses mengedukasi masyarakat tentang digitalisasi pembayaran dan cinta rupiah melalui berbagai program menarik, seperti games, kuis, dan pojok baca.

“Hal ini mendorong peningkatan penggunaan QRIS dan awareness masyarakat terhadap penggunaan rupiah yang baik. Dalam event tersebut lebih dari 85% transaksi yang terjadi booth Bank Indonesia menggunakan sarana pembayaran non tunai seperti QRIS dan transfer,” bebernya.

Baca Juga :  Kerajinan Khas Kalteng Bernilai Jual Tinggi

Bagi Taufik kehadiran Bank Indonesia di Kalteng Expo 2024 tidak hanya memberikan dampak positif bagi para UMKM binaan, tetapi juga bagi perekonomian daerah secara keseluruhan.

“Festival ini menjadi wadah bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan mereka serta meningkatkan kepercayaan diri UMKM untuk mencapai cita-cita yang lebih besar,” imbuhnya.

“Banyak UMKM yang tertarik untuk menjadi UMKM binaan Bank Indonesia karena merupakan kebanggaan tersendiri apabila menjadi salah satu UMKM binaan Bank Indonesia,” sambungnya.

Meskipun Kalteng Expo 2024 telah berakhir, Bank Indonesia senantiasa terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk mendukung UMKM dan meningkatkan literasi keuangan di Kalteng dalam mencapai Kalteng Berkah.

“Bank Indonesia secara konsisten mengajak masyarakat untuk terus berbelanja produk UMKM lokal dan menggunakan digitalisasi pembayaran dalam transaksi sehari-hari,” tandasnya. (hfz)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru