alexametrics
24.6 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

PKB Sesalkan Kerumunan Vaksinasi, Pemerintah Diminta Antisipasi

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO – Terjadinya kerumunan masyarakat yang mengabaikan prokes saat mengikuti vaksinasi massal, menjadi sorotan banyak pihak. Salah satunya datang dari Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalteng Habib Ismail bin Yahya, yang menyayangkan terjadinya kerumunan saat mengikuti vaksinasi massal. 

"Ini menjadi perhatian kita semua. Kita tidak ingin vaksinasi yang tujuannya sangat baik tetapi malah menimbulkan kerumunan dan berpotensi terciptanya klaster baru dalam penyebaran Covid-19," kata Ketua DPW PKB Kalteng Habib Ismail bin Yahya, Selasa (27/7).

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng masa jabatan 2016-2021 itu mengatakan, pemerintah terus melakukan upaya maksimal dalam penanganan Covid-19. Untuk itu perlu dukungan semua pihak, sehingga penyebaran dapat dihindari.

Baca Juga :  PKS Siap Pinang Sandiaga Uno

"Saat ini muncul varian baru dan pemerintah memberlakukan PPKM hingga berbagai level. Namun saat vaksin, terjadi kerumunan yang mengabaikan protokol kesehatan. Dan itu berpotensi terjadinya penularan," ucapnya.

Dia berharap, petugas, baik dari satgas maupun aparat dapat memgatur jalannya vaksinasi. Sehingga tidak terjadi kerumunan. "Kita meminta aparat dapat melakukan pengamanan saat vaksinasi massal, sehingga tidak terjadi kerumunan. Dan kita mendukung penuh penanganan Covid-19 dan juga vaksinasi," ujarnya. 

Selain itu, Habib Ismail juga meminta pemerintah agar dapat melakukan berbagai upaya antisipasi keterlambatan vaksin. Pasalnya, hal itu juga membuat masyarakat resah, terkait ketersediaan vaksin.

"Banyak juga mempertanyakan kepada kami perihal vaksin yang kosong di beberapa faskes. Ini juga menjadi keresahan bagi masyarakat. Sehingga perlu antisipasi, agar semua dapat berjalan lancar," pungkasnya.

Baca Juga :  Terima Kasih Pak Sugianto dan Pak Agustiar

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO – Terjadinya kerumunan masyarakat yang mengabaikan prokes saat mengikuti vaksinasi massal, menjadi sorotan banyak pihak. Salah satunya datang dari Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalteng Habib Ismail bin Yahya, yang menyayangkan terjadinya kerumunan saat mengikuti vaksinasi massal. 

"Ini menjadi perhatian kita semua. Kita tidak ingin vaksinasi yang tujuannya sangat baik tetapi malah menimbulkan kerumunan dan berpotensi terciptanya klaster baru dalam penyebaran Covid-19," kata Ketua DPW PKB Kalteng Habib Ismail bin Yahya, Selasa (27/7).

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng masa jabatan 2016-2021 itu mengatakan, pemerintah terus melakukan upaya maksimal dalam penanganan Covid-19. Untuk itu perlu dukungan semua pihak, sehingga penyebaran dapat dihindari.

Baca Juga :  Selamatkan Ekonomi di Masa Pandemi, Mukhtarudin Minta Penyerapan APBD

"Saat ini muncul varian baru dan pemerintah memberlakukan PPKM hingga berbagai level. Namun saat vaksin, terjadi kerumunan yang mengabaikan protokol kesehatan. Dan itu berpotensi terjadinya penularan," ucapnya.

Dia berharap, petugas, baik dari satgas maupun aparat dapat memgatur jalannya vaksinasi. Sehingga tidak terjadi kerumunan. "Kita meminta aparat dapat melakukan pengamanan saat vaksinasi massal, sehingga tidak terjadi kerumunan. Dan kita mendukung penuh penanganan Covid-19 dan juga vaksinasi," ujarnya. 

Selain itu, Habib Ismail juga meminta pemerintah agar dapat melakukan berbagai upaya antisipasi keterlambatan vaksin. Pasalnya, hal itu juga membuat masyarakat resah, terkait ketersediaan vaksin.

"Banyak juga mempertanyakan kepada kami perihal vaksin yang kosong di beberapa faskes. Ini juga menjadi keresahan bagi masyarakat. Sehingga perlu antisipasi, agar semua dapat berjalan lancar," pungkasnya.

Baca Juga :  PAN Ingin Fraksi P4H Solid Termasuk di Pilgub 2020

Most Read

Artikel Terbaru

/