31 C
Palangkaraya
Monday, November 28, 2022

Namanya Masuk Bursa Pilgub Kalteng, Abdul Razak Mengaku Begini

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO-Nama Ir H Abdul Razak makin santer dibicarakan bakal maju pada pilkada serentak 2024 mendatang. Politikus senior Partai Golongan Karya (Golkar) itu digadang-gadang bakal menjadi salah satu kandidat kuat ikut kontestasi pemilihan gubernur (pilgub). Dukungan dari banyak kalangan terus mengalir. Mulai dari politisi, tokoh muda, hingga pemuka agama.

Mendapat dorongan untuk maju bertarung pada pilgub mendatang, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng itu sangat berterima kasih dan mengapresiasi permintaan serta dorongan sejumlah tokoh untuk dirinya.

“Menyikapi banyaknya permintaan, dorongan dari masyarakat, baik tokoh politik, tokoh agama, kalangan pemuda, dan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media cetak dan elektronik serta media social, saya tentu merasa sangat bangga dan berterima kasih,” ucapnya di hadapan wartawan, Minggu (13/11).

Abdul Razak pun memberikan sinyal positif untuk ikut bertarung pada pilgub nanti. Namun sebelum diambil keputusan final, terlebih dahulu ia akan melihat situasi atau pekembangan ke depan.

Menurutnya, belakangan ini banyak pihak yang menyatakan dukungan kepadanya untuk maju pada pesta demokrasi lima tahunan nanti. Baik dari tokoh masyarakat, elite politik, tokoh agama, tokoh pemuda, maupun masyarakat Kalteng pada umumnya.

“Tapi saya belum bisa mengatakan maju atau tidak maju. Lihat dahulu perkembangan ke depan yakni sampai tahun 2023. Itu yang akan menjadi pertimbangan untuk keputusan yang akan diambil nanti,” tegasnya.

Baca Juga :  PDIP Mulai Jaring Cagub atau Cawagub, Petahana Menjadi Perhatian Utama

Lebih lanjut dikatakan Razak, setidaknya ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk maju pada pemilihan kepala daerah. Pertama, calon harus bisa memiliki partai pengusung. Kedua, calon mesti dikenal dan disukai masyarakat. Meski dikenal, tapi tidak disukai, maka akan sia-sia atau percuma. Hal ketiga yang juga jadi pertimbangan yakni memiliki kemampuan finansial serta pengalaman di lembaga legislatif maupun eksekutif, sehingga bisa mengayomi atau mengerti akan kepentingan semua elemen masyarakat.

“Doakan saja kita semua diberi kesehatan dan umur panjang. Bertepatan dengan momen ulang tahun ini, saya juga mengucapkan terima kasih atas doa segenap masyarakat Kalteng, baik yang disampikan langsung maupun yang disampaikan lewat media massa atapun media sosial,” ucap Razak.

Pria yang pernah bertugas di Kotim, Kapuas, Kobar, dan Palangka Raya ini, baik sebagai kepala dinas, bupati, maupun anggota dewan, menyadari bahwa keberadaan seseorang yang baik mesti juga bermanfaat bagi orang lain. Karena itu, memasuki usia ke-73 tahun yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 Nopember 2022, Abdul Razak menyampaikan banyak terima kasih kepada masyarakat Kalteng maupun rekan kerjanya atas kerja sama yang baik selama ia menjabat kepala dinas, kepala badan, bupati, maupun wakil rakyat.

Baca Juga :  Iuran Naik, Politikus PDIP Ini Ajak Masyarakat Gotong Royong Bantu BPJ

“Saya sudah berusia 73 tahun. Pada kesempatan ini saya ingin sampaikan bahwa periode ini mungkin yang terakhir saya mencalon sebagai wakil rakyat di DPRD Kalteng. Terima kasih atas kerja sama yang baik dari semua rekan-rekan dewan,” tegasnya.

Diungkapkan Razak, dahulu ia mengawali karier sebagai seorang ASN biasa. Kemudian kariernya terus menanjak setelah dipercayakan menjabat kepala dinas, kepala badan, sebagai bupati, dan sebagai dewan di DPRD Kalteng selama tiga periode.

“Saya pernah kuliah satu fakultas dengan Presiden Joko Widodo,” bebernya.

Mantan Bupati Kobar ini juga mengucapkan terima kasih karena masih dipercayakan untuk memimpin beberapa organisasi KAHMI, Partai Golkar, Muhammadiyah, cabang olahraga golf, kerukunan warga Banjar, kerukunan warga Kobar, dan lainnya.

“Satu prinsip yang saya pegang dalam hidup saya, sebaik-baiknya orang mestinya juga bermanfaat bagi orang lain. Selain itu, rezeki kita adalah rezeki orang lain,” ucapnya.

Razak mengakui bahwa dalam beberapa bulan belakangan ada banyak permintaan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, maupun masyarakat umum agar dirinya tetap mengabdi untuk Kalteng. “Saya hanya bisa katakan, lihat saja perkembangan ke depan, mudah-mudahan kita semua sehat dan panjang umur,” pungkasnya. (nue/ce/ala/hnd/kpg)

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO-Nama Ir H Abdul Razak makin santer dibicarakan bakal maju pada pilkada serentak 2024 mendatang. Politikus senior Partai Golongan Karya (Golkar) itu digadang-gadang bakal menjadi salah satu kandidat kuat ikut kontestasi pemilihan gubernur (pilgub). Dukungan dari banyak kalangan terus mengalir. Mulai dari politisi, tokoh muda, hingga pemuka agama.

Mendapat dorongan untuk maju bertarung pada pilgub mendatang, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng itu sangat berterima kasih dan mengapresiasi permintaan serta dorongan sejumlah tokoh untuk dirinya.

“Menyikapi banyaknya permintaan, dorongan dari masyarakat, baik tokoh politik, tokoh agama, kalangan pemuda, dan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media cetak dan elektronik serta media social, saya tentu merasa sangat bangga dan berterima kasih,” ucapnya di hadapan wartawan, Minggu (13/11).

Abdul Razak pun memberikan sinyal positif untuk ikut bertarung pada pilgub nanti. Namun sebelum diambil keputusan final, terlebih dahulu ia akan melihat situasi atau pekembangan ke depan.

Menurutnya, belakangan ini banyak pihak yang menyatakan dukungan kepadanya untuk maju pada pesta demokrasi lima tahunan nanti. Baik dari tokoh masyarakat, elite politik, tokoh agama, tokoh pemuda, maupun masyarakat Kalteng pada umumnya.

“Tapi saya belum bisa mengatakan maju atau tidak maju. Lihat dahulu perkembangan ke depan yakni sampai tahun 2023. Itu yang akan menjadi pertimbangan untuk keputusan yang akan diambil nanti,” tegasnya.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Kedok Penipuan Arisan Online di Seruyan

Lebih lanjut dikatakan Razak, setidaknya ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk maju pada pemilihan kepala daerah. Pertama, calon harus bisa memiliki partai pengusung. Kedua, calon mesti dikenal dan disukai masyarakat. Meski dikenal, tapi tidak disukai, maka akan sia-sia atau percuma. Hal ketiga yang juga jadi pertimbangan yakni memiliki kemampuan finansial serta pengalaman di lembaga legislatif maupun eksekutif, sehingga bisa mengayomi atau mengerti akan kepentingan semua elemen masyarakat.

“Doakan saja kita semua diberi kesehatan dan umur panjang. Bertepatan dengan momen ulang tahun ini, saya juga mengucapkan terima kasih atas doa segenap masyarakat Kalteng, baik yang disampikan langsung maupun yang disampaikan lewat media massa atapun media sosial,” ucap Razak.

Pria yang pernah bertugas di Kotim, Kapuas, Kobar, dan Palangka Raya ini, baik sebagai kepala dinas, bupati, maupun anggota dewan, menyadari bahwa keberadaan seseorang yang baik mesti juga bermanfaat bagi orang lain. Karena itu, memasuki usia ke-73 tahun yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 Nopember 2022, Abdul Razak menyampaikan banyak terima kasih kepada masyarakat Kalteng maupun rekan kerjanya atas kerja sama yang baik selama ia menjabat kepala dinas, kepala badan, bupati, maupun wakil rakyat.

Baca Juga :  Diperlukan Persiapan Matang dalam Penerapan E-Tilang di Kalteng

“Saya sudah berusia 73 tahun. Pada kesempatan ini saya ingin sampaikan bahwa periode ini mungkin yang terakhir saya mencalon sebagai wakil rakyat di DPRD Kalteng. Terima kasih atas kerja sama yang baik dari semua rekan-rekan dewan,” tegasnya.

Diungkapkan Razak, dahulu ia mengawali karier sebagai seorang ASN biasa. Kemudian kariernya terus menanjak setelah dipercayakan menjabat kepala dinas, kepala badan, sebagai bupati, dan sebagai dewan di DPRD Kalteng selama tiga periode.

“Saya pernah kuliah satu fakultas dengan Presiden Joko Widodo,” bebernya.

Mantan Bupati Kobar ini juga mengucapkan terima kasih karena masih dipercayakan untuk memimpin beberapa organisasi KAHMI, Partai Golkar, Muhammadiyah, cabang olahraga golf, kerukunan warga Banjar, kerukunan warga Kobar, dan lainnya.

“Satu prinsip yang saya pegang dalam hidup saya, sebaik-baiknya orang mestinya juga bermanfaat bagi orang lain. Selain itu, rezeki kita adalah rezeki orang lain,” ucapnya.

Razak mengakui bahwa dalam beberapa bulan belakangan ada banyak permintaan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, maupun masyarakat umum agar dirinya tetap mengabdi untuk Kalteng. “Saya hanya bisa katakan, lihat saja perkembangan ke depan, mudah-mudahan kita semua sehat dan panjang umur,” pungkasnya. (nue/ce/ala/hnd/kpg)

Most Read

Korban Bangunan

Bupati Kotim Berencana Membenahi PPM

Dewan Minta Optimalkan Potensi Desa

Alvin Kuya

Artikel Terbaru

/