33.7 C
Jakarta
Wednesday, July 24, 2024
spot_img

Pemasaran Komoditas Kopi di Dapil III Tembus Hingga Kalbar

KUALA PEMBUANG, PROKALTENG.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Nardi mengatakan, potensi kopi di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Seruyan Tengah, Seruyan Hulu, Batu Ampar dan Suling Tambun potensial untuk terus dikembangkan.

Pasalnya, jelas Nardi untuk pemesanan komoditas kopi di wilayah setempat juga tidak begitu sulit untuk dipasarkan. Bahkan, hasil produksi kopi yang ada pun dipasarkan hingga tembus ke provinsi tetangga seperti di Kalimantan Barat (Kalbar).

“Untuk pemasaran hasil produksi komoditas kopi di sana biasanya sampai ke Kalbar. Itu pun mereka yang mengambil langsung. Apalagi kalau memang mau dikirim ke Jawa atau segala macam, saya rasa lebih bagus lagi,” kata Nardi, Selasa (4/7).

Baca Juga :  Dewan Minta Masalah Pengelolaan Sampah Dimulai Sejak Dini

Bahkan, dirinya juga sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan salah satu rekan yang mengaku siap untuk menampung hasil produksi kopi di wilayah setempat. Sehingga, menurut dia untuk segi pemasaran tidak begitu sulit.

Meskipun demikian, dirinya juga berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkaitnya bisa memberikan kepada masyarakat diwilayah setempat. Termasuk, para petani yang ada atau komoditas kopi di Dapil III.

“Kalau dari segi pemasaran, di Dapil III itu saya rasa tidak terlalu sulit. Dan memang banyak juga masyarakat kita yang menanam kopi. Namun harapan kita pemerintah juga bisa memperhatikan masyarakat yang ada di sana,” pungkasnya. (pri/ais)

KUALA PEMBUANG, PROKALTENG.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Nardi mengatakan, potensi kopi di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Seruyan Tengah, Seruyan Hulu, Batu Ampar dan Suling Tambun potensial untuk terus dikembangkan.

Pasalnya, jelas Nardi untuk pemesanan komoditas kopi di wilayah setempat juga tidak begitu sulit untuk dipasarkan. Bahkan, hasil produksi kopi yang ada pun dipasarkan hingga tembus ke provinsi tetangga seperti di Kalimantan Barat (Kalbar).

“Untuk pemasaran hasil produksi komoditas kopi di sana biasanya sampai ke Kalbar. Itu pun mereka yang mengambil langsung. Apalagi kalau memang mau dikirim ke Jawa atau segala macam, saya rasa lebih bagus lagi,” kata Nardi, Selasa (4/7).

Baca Juga :  Dewan Minta Masalah Pengelolaan Sampah Dimulai Sejak Dini

Bahkan, dirinya juga sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan salah satu rekan yang mengaku siap untuk menampung hasil produksi kopi di wilayah setempat. Sehingga, menurut dia untuk segi pemasaran tidak begitu sulit.

Meskipun demikian, dirinya juga berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkaitnya bisa memberikan kepada masyarakat diwilayah setempat. Termasuk, para petani yang ada atau komoditas kopi di Dapil III.

“Kalau dari segi pemasaran, di Dapil III itu saya rasa tidak terlalu sulit. Dan memang banyak juga masyarakat kita yang menanam kopi. Namun harapan kita pemerintah juga bisa memperhatikan masyarakat yang ada di sana,” pungkasnya. (pri/ais)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru