33.8 C
Jakarta
Wednesday, April 17, 2024

Kobar Canangkan Dua Desa Jadi Kampung Reformasi Agraria

PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO  – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat minta agar dua desa yang dipilih sebagai pilot project pencanangan kampung reformasi agraria bisa menjadi perhatian serius. Supaya nantinya apa yang menjadi program tersebut bisa sebagai contoh bagi desa lainnya. Selain itu, juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya. Dua desa itu adalah Desa Sabuai di Kecamatan Kumai dan Desa Marga Mulya di Kecamatan Pangkalan Banteng.

Menurut Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah, pihaknya mengupayakan agar nantinya program kampung reformasi agraria ini bisa memberikan dampak positif. Mengingat masalah agraria ini sangat komplek di masyatakat dan perlu langkah dan upaya tegas. Selain memberikan kepastian legalitas aset, program ini juga memberikan rasa aman untuk mengantisipasi konflik agraria.

Baca Juga :  3 ASN Polri Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolda Kalteng

“Kami harapkan dua desa ini bisa menjadikan percontohan bagi desa lainnya. Kami juga akan terus mendukung dan suport,” katanya.

Nurhidayah mengharapkan, dengan adanya dua desa percontohan ini juga memberikan motivasi bagi desa lainnya yang belum terselesaikan status kawasannya. Supaya masyarakat juga terbantu dalam melakukan berbagai usaha. Nantinya, wilayah tersebut juga bisa lebih berkembang dan tidak ketinggalan dengan desa lainnya. Begitu banyak sektor sumber daya alam yang ada, tetapi kalau tidak dikelola dengan baik, justru mubazir.

“Mari bersama-sama memberikan support dan dukungan sesuai dengan apa yang diinginkan. Semoga nantinya bukan hanya dua desa, tetapi semua desa yang ada di Kobar,” ucapnya.

PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO  – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat minta agar dua desa yang dipilih sebagai pilot project pencanangan kampung reformasi agraria bisa menjadi perhatian serius. Supaya nantinya apa yang menjadi program tersebut bisa sebagai contoh bagi desa lainnya. Selain itu, juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya. Dua desa itu adalah Desa Sabuai di Kecamatan Kumai dan Desa Marga Mulya di Kecamatan Pangkalan Banteng.

Menurut Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah, pihaknya mengupayakan agar nantinya program kampung reformasi agraria ini bisa memberikan dampak positif. Mengingat masalah agraria ini sangat komplek di masyatakat dan perlu langkah dan upaya tegas. Selain memberikan kepastian legalitas aset, program ini juga memberikan rasa aman untuk mengantisipasi konflik agraria.

Baca Juga :  3 ASN Polri Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolda Kalteng

“Kami harapkan dua desa ini bisa menjadikan percontohan bagi desa lainnya. Kami juga akan terus mendukung dan suport,” katanya.

Nurhidayah mengharapkan, dengan adanya dua desa percontohan ini juga memberikan motivasi bagi desa lainnya yang belum terselesaikan status kawasannya. Supaya masyarakat juga terbantu dalam melakukan berbagai usaha. Nantinya, wilayah tersebut juga bisa lebih berkembang dan tidak ketinggalan dengan desa lainnya. Begitu banyak sektor sumber daya alam yang ada, tetapi kalau tidak dikelola dengan baik, justru mubazir.

“Mari bersama-sama memberikan support dan dukungan sesuai dengan apa yang diinginkan. Semoga nantinya bukan hanya dua desa, tetapi semua desa yang ada di Kobar,” ucapnya.

Terpopuler

Artikel Terbaru