Categories: Opini

Tiga Menteri Keuangan, Satu Pertanyaan: Kemana Arah Fiskal Indonesia?

Menteri Keuangan boleh berganti tiga kali. Kebijakan fiskal boleh mengalami penyesuaian.

Tetapi satu hal tidak bolehberubah: kepercayaan terhadap negara dalam mengelolauang rakyat.

Suahasil Nazara telah menyatakan komitmen menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN serta mempertahankan defisit di bawah 3 persen.

Kini pasar menunggu pembuktiannya.

Bukan melalui pidato.

Bukan melalui angka pertumbuhan semata.

Melainkan melalui konsistensi kebijakan, transparansi anggaran, disiplin fiskal, kualitas belanja, dan keberanian pemerintah membedakan mana program yang benar-benar produktif dan mana yang sekadar mahal.

Sebab persoalan Indonesia hari ini bukan kekurangan ambisi pembangunan.

Persoalannya adalah bagaimana membiayai ambisi tersebut tanpa mengorbankan kesehatan fiskal generasi mendatang.

Menteri Keuangan bisa berganti.

Tetapi utang tetap harus dibayar.

Page: 1 2 3 4 5 6 7 8

M Hafidz

Recent Posts

Terlibat Balapan Liar, Penonton dan Pembalap Bisa Dijerat Hukum

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya. Menegaskan penanganan aksi balap liar tidak hanya menyasar para…

2 days ago

Bidan dan Tenaga Kesehatan Pelosok Harus Punya Kemampuan Komunikasi yang Baik

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra. Menekankan pentingnya kemampuan berkomunikasi yang baik bagi setiap aparatur pelayan…

2 days ago

Kabut Asap Kiriman Selimuti Nanga Bulik Lamandau, Warga Mulai Pakai Masker

Kabut asap tipis kembali menyelimuti kawasan Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, pada Sabtu siang (3/10/2026).…

2 days ago

Cara Mengenali Emosi yang Sulit Diungkapkan

Tidak semua orang mudah menjelaskan apa yang sedang dirasakan. Seseorang terkadang hanya merasa tidak nyaman,…

2 days ago

Tak Cuma Pusat Kebugaran, Gym Mulai Bergeser jadi Ruang Wellness dan Komunitas

Pusat kebugaran kini tidak hanya dituntut menyediakan peralatan olahraga, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang mendukung…

2 days ago

Pemko Palangka Raya Andalkan APBD Tangani Karhutla, Anggaran Rp4,8 Miliar Telah Digelontorkan

Pemko Palangka Raya mengalokasikan sekitar Rp4,8 miliar untuk penanganan karhutla meski belum menerima bantuan anggaran…

2 days ago