Bagi daerah penghasil SDA, persoalannya menjadi lebih kompleks.
Daerah menyediakan lahan, tenaga kerja, infrastruktur, dan menanggung berbagai eksternalitas kegiatan ekonomi ekstraktif.
Tetapi ketika ruang fiskal nasional menyempit, daerah justrudapat menghadapi tekanan untuk mempertahankan pelayananpublik dengan sumber pendapatan yang terbatas.
Karena itu, agenda Menteri Keuangan baru seharusnya tidak berhenti pada stabilisasi pasar.
Ada agenda yang jauh lebih besar: membangun kembali hubungan fiskal pusat-daerahyang adil, transparan, dan berorientasi pada pembangunan produktif.
Daerah tidak boleh hanya diposisikan sebagai penerima transfer.
Daerah harus menjadi mitra dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi nasional.
Khusus bagi daerah kaya SDA, reformasi fiskal harus mampumenjawab satu pertanyaan fundamental.
Bagaimana kekayaan sumber daya alam dapat diterjemahkan menjadi peningkatankualitas manusia, infrastruktur, lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat lokal?
Inilah ukuran keberhasilan fiskal yang sesungguhnya.
Personel pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras merespons maraton musibah kebakaran yang terjadi secara beruntun…
Kabut asap yang masih menyelimuti Palangka Raya membuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palangka Raya. Memberikan keterangan resmi terkait penanganan musibah…
Kebakaran pemukiman di Kota Palangka Raya masih menjadi perhatian. Terutama dengan korsleting listrik yang disebut…
Program penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), yang digulirkan Pemerintah Kota…
Musibah kebakaran menghanguskan satu unit bangunan rumah kayu kosong di Jalan Galaxy III Kota Palangka…