Terdakwa kemudian mengajak korban ke teras rumahnya dan mencabut sebilah pisau berhulu dan bersarung kayu. Di teras tersebut, terdakwa sempat mengancam korban dengan mengarahkan pisau ke leher korban sambil berkata. “Kamu harus mati malam ini.”
Meski sempat menyarungkan pisaunya dan menutuk-nutuk korban menggunakan sarung pisau, terdakwa kembali mencabut pisau tersebut dan mengarahkannya ke leher korban. Sabetan senjata tajam itu mengenai siku sebelah kiri korban hingga mengucurkan darah.
Tak berhenti di situ, terdakwa menarik baju korban ke arah jalan lalu memukuli wajah korban hingga terjadi pergulatan di antara keduanya. Aksi brutal tersebut akhirnya terhenti setelah disepai oleh tetangga mereka, Rijal Febrianto, yang memegang terdakwa dan menyuruh korban segera menyelamatkan diri.
Berdasarkan Visum Et Repertum Nomor 812/038/V/RSUD/2026 yang diterbitkan oleh dr. Farida Manurung M.H., Sp.FM.,S.H dari RSUD Gusti Abdul Gani tertanggal 4 Mei 2026, korban menderita luka akibat kekerasan tajam dan tumpul di sejumlah bagian tubuh.
Area Luka Tangan kanan dan kiri, kepala, leher, bahu, dada, serta jari dan luka tersebut dikategorikan dapat mengancam nyawa, berpotensi menimbulkan kecacatan, serta menghalangi aktivitas pekerjaan korban selama beberapa minggu hingga bulan. Korban juga mengalami rasa takut dan trauma mendalam.
Dalam putusan ini, Pengadilan Negeri Nanga Bulik juga menetapkan sejumlah barang bukti, di antaranya:
Page: 1 2
Pelaksanaan Pesta Rakyat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Lamandau yang digelar di Alun-Alun Kota…
Faridawaty mendorong pemerataan pembangunan di Kalteng melalui penguatan infrastruktur, SDM, dan kebijakan yang berpihak pada…
Kebakaran di Pasar Besar Palangka Raya menghanguskan delapan rumah dan satu barak. Polisi masih menyelidiki…
Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi keluar sebagai juara pada nomor ganda dalam turnamen Mubadala Citi…
Tarif listrik PLN untuk Agustus 2026 dipastikan tidak mengalami perubahan. Pemerintah mempertahankan tarif tenaga listrik…
Psikologi menjelaskan bahwa perubahan kecil dalam rutinitas harian dapat memberi dampak besar terhadap kesehatan mental…