
Terdakwa saat mengikuti persidangan, melalui lapas Pangkalan Bun, Viazoom berlangsung di Pengadilan Negeri Nanga Bulik, baru-baru ini. (FOTO: IST)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pengadilan Negeri (PN) Nanga Bulik menggelar sidang perdana kasus penganiayaan dengan terdakwa John Milton Bin Mideli.
Kasus yang berawal dari keributan keluarga ini menyebabkan korban, Andi Budyanto, mengalami luka bacok serius di tangan kirinya hingga harus menjalani operasi besar.
Saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (4/7), Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Lamandau, Anwar Salis Ma’sum, membenarkan perihal pelaksanaan sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan tersebut.
Peristiwa berdarah ini terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di halaman rumah terdakwa, Jl. Cempaka RT. 001 RW. 000, Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau.
Keributan bermula saat korban, Andi Budyanto, mendatangi anaknya, Iwe Budyanto, yang sedang berada di rumah terdakwa.
Korban menuduh anaknya telah mencuri sebuah ponsel hingga berujung pada pertengkaran dan pemukulan terhadap Iwe.
Melihat keributan di rumahnya, John Milton keluar kamar dan menegur korban secara baik-baik agar menyelesaikannya di luar karena tidak enak didengar tetangga. Namun, korban yang masih emosi justru menantang terdakwa untuk tidak ikut campur.
“Korban mendekati terdakwa dan melayangkan pukulan keras ke arah wajah yang mengenai bibir terdakwa hingga tersungkur ke belakang,” ujar JPU dalam dakwaannya.
Page: 1 2
MotoGP 2026 memasuki seri ke-11 musim ini melalui MotoGP Jerman 2026 yang akan digelar di…
Konflik berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina kembali memasuki babak baru. Laporan terbaru dari militer Ukraina…
Akses lalu lintas di ruas jalan Kasongan-Kereng Pangi dilaporkan terputus setelah sebuah box culvert di…
Kebingungan memilih produk pencerah wajah sering membuat masyarakat keliru mencampur bahan aktif kosmetik di rumah.
Banyak orang menganggap kulkas sebagai tempat terbaik untuk menyimpan semua bahan makanan agar lebih awet.
Penipuan digital terus berkembang dengan berbagai modus baru. Salah satu cara yang paling sering digunakan pelaku…