Categories: Pemprov Kalteng

Karhutla Ancam Sekolah, Disdik Kalteng Petakan Kebutuhan Pompa dan Selang Pemadam

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin dekat dengan sejumlah satuan pendidikan di Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong sekolah meningkatkan kesiapsiagaan.

Sejumlah sekolah bahkan menyampaikan aspirasi agar mendapat dukungan peralatan pemadam, khususnya pompa air dan selang, untuk mengantisipasi kebakaran yang dapat mengancam lingkungan sekolah.

Aspirasi tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pembelajaran selama Masa Karhutla yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng bersama kepala sekolah SMA, SMK, dan SKh melalui Zoom, Sabtu (29/8/2026).

Kepala Disdik Provinsi Kalteng Muhammad Reza Prabowo mengatakan, pihaknya akan menghimpun data sekolah yang berada di wilayah rawan kebakaran. Pendataan tersebut menjadi bahan untuk menindaklanjuti kebutuhan dan aspirasi sekolah, termasuk dukungan peralatan pemadam.

Menurut Reza, kebutuhan pompa air dan selang menjadi salah satu aspirasi penting, terutama bagi sekolah yang berada di sekitar kawasan rawan karhutla dan harus meningkatkan kesiapsiagaan secara mandiri ketika kebakaran terjadi di sekitar lingkungan mereka.

“Dinas Pendidikan menghimpun data sekolah-sekolah yang berada di titik rawan kebakaran untuk mengusulkan bantuan peralatan pemadam kebakaran, pompa air dan selang,” ujarnya.

Salah satu kondisi yang cukup mengkhawatirkan disampaikan perwakilan SMKN 1 Katingan Hulu. Sekolah tersebut dilaporkan berada dalam kondisi siaga selama 24 jam karena kebakaran terjadi di area sekitar sekolah dan lingkungan sekitarnya.

Kondisi semakin sulit karena parit sekolah yang biasanya dapat dimanfaatkan sebagai sumber air mengalami kekeringan. Untuk memenuhi kebutuhan pemadaman, pihak sekolah kemudian memanfaatkan instalasi gabus atau kolam ikan sebagai sumber pasokan air.

Selain ancaman api, sekolah juga harus menghadapi perubahan kondisi asap. Pada pagi hari situasi masih relatif cerah, namun mulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga malam hari kabut asap menjadi sangat pekat.

Dalam kondisi tersebut, pihak sekolah mengambil langkah dengan tetap memasukkan siswa pada pukul 07.00 WIB dan memulangkannya sekitar pukul 11.00 WIB.

Page: 1 2 3

M Hafidz

Recent Posts

Kejagung Sita Aset Tersangka Korupsi MBG, Segini Nilainya

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah aset milik para tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi…

8 hours ago

Gandeng Masyarakat Adat Mitigasi Karhutla, Presiden Prabowo Terbitkan Inpres 11 Tahun 2026

Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 pada 31 Agustus…

8 hours ago

Resep Praktis Udang Rebus Sambal Nanas, Cocok Jadi Menu Keluarga

Udang menjadi salah satu bahan makanan laut yang mudah diolah menjadi berbagai hidangan. Teksturnya yang…

9 hours ago

Kelola Sampah, Kapuas Terima Kucuran Rp107 Miliar

Kabupaten Kapuas mendapat kepercayaan besar dari pemerintah pusat. Daerah berjuluk Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung…

9 hours ago

Fraksi PAN Dorong Perusahaan Ikut Aktif Tangani Karhutla di Palangka Raya

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Palangka Raya mendorong keterlibatan lebih besar perusahaan swasta…

9 hours ago

Masih Adaptasi di BRI Super League, Corner Kick Jadi Perhatian Serius Isenmulang Kalteng FC

Isenmulang Kalteng FC kurang beruntung saat melakoni laga pembuka BRI Super League 2026/2027 melawan Arema…

10 hours ago