Dinkes Kota Palangka Raya juga tengah mengupayakan ketersediaan masker untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap, terutama bagi pasien yang datang berobat dengan keluhan gangguan pernapasan.
“Kalau stok masker tersedia, tentu akan kami distribusikan melalui fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya kepada pasien ISPA. Kami juga mengimbau masyarakat menggunakan masker saat berada di luar rumah. Kalau tidak ada kepentingan, tidak perlu keluar rumah. Lebih baik mencegah daripada nanti harus mengobati,” tegas Riduan.
Selain memicu ISPA, paparan asap karhutla juga berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan lainnya, seperti iritasi mata. Karena itu, masyarakat diharapkan terus menjaga kondisi tubuh, memenuhi kebutuhan cairan, serta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan potensi karhutla masih berlangsung. (adr)
Page: 1 2
Pemkab Barsel mengoptimalkan PAD melalui penertiban pajak perusahaan. PT Triop siap memenuhi kewajiban pembayaran pajak…
Rumah kos sembilan kamar di Palangka Raya terbakar pada dini hari. Seluruh lima penghuni selamat…
Mukhtarudin menggandeng BAZNAS untuk memperluas pemberdayaan dan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia beserta keluarganya.
Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di Grup A Piala AFF 2026 dengan menghadapi Timor Leste…
DPRD Kalteng mendorong sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat pemerataan dan kualitas pendidikan di…
Sushi menjadi salah satu kuliner Jepang yang digemari di berbagai negara, termasuk Indonesia.