Menurutnya, guru memiliki peran dalam mengawasi penggunaan gawai selama proses belajar berlangsung, sedangkan orang tua diharapkan tetap memberikan pendampingan ketika anak menggunakan perangkat digital di rumah.
Dengan adanya sinergi tersebut, ia optimis pemanfaatan teknologi dapat berjalan secara seimbang, sehingga siswa tetap mampu mengikuti perkembangan digital tanpa kehilangan fokus terhadap pendidikan maupun kehidupan sosialnya.
“Diharapkan dengan adanya pengaturan yang jelas, teknologi dapat menjadi alat bantu yang maksimal dalam mencerdaskan generasi penerus, sekaligus melindungi mereka dari dampak negatif dunia maya yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (zia/ans/kpg)
Page: 1 2
Pemkab Barsel mengoptimalkan PAD melalui penertiban pajak perusahaan. PT Triop siap memenuhi kewajiban pembayaran pajak…
Rumah kos sembilan kamar di Palangka Raya terbakar pada dini hari. Seluruh lima penghuni selamat…
Mukhtarudin menggandeng BAZNAS untuk memperluas pemberdayaan dan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia beserta keluarganya.
Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di Grup A Piala AFF 2026 dengan menghadapi Timor Leste…
DPRD Kalteng mendorong sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat pemerataan dan kualitas pendidikan di…
Sushi menjadi salah satu kuliner Jepang yang digemari di berbagai negara, termasuk Indonesia.