Menurut Faridawaty, kegiatan pemberdayaan seperti itu penting karena dapat membuka peluang masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus menambah penghasilan keluarga.
“Kita ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan dan kesempatan untuk berdaya secara ekonomi,” ujarnya.
Warga juga menyampaikan persoalan akses jalan yang buruk di sejumlah kawasan yang dapat menghambat mobil pemadam kebakaran ketika terjadi kebakaran pada musim kemarau.
Aspirasi lainnya mencakup antrean BBM, persoalan listrik serta akses keamanan lingkungan pada malam hari.
Dalam kesempatan tersebut, Faridawaty turut memberikan bantuan pribadi sebesar Rp5 juta untuk kas RT 06/RW 08. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tanah urug, kebersihan drainase, kegiatan ibu-ibu maupun kegiatan sosial masyarakat lainnya.
Faridawaty mengapresiasi kekompakan warga RT 06/RW 08 yang selama ini aktif melakukan gotong royong dan berbagai kegiatan sosial secara swadaya.
“Semangat gotong royong masyarakat ini harus kita jaga dan dukung. Justru dari reses seperti ini kita bisa melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan mana yang harus menjadi prioritas,” pungkasnya.(hfz)
Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah aset milik para tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi…
Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 pada 31 Agustus…
Udang menjadi salah satu bahan makanan laut yang mudah diolah menjadi berbagai hidangan. Teksturnya yang…
Kabupaten Kapuas mendapat kepercayaan besar dari pemerintah pusat. Daerah berjuluk Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung…
Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Palangka Raya mendorong keterlibatan lebih besar perusahaan swasta…
Isenmulang Kalteng FC kurang beruntung saat melakoni laga pembuka BRI Super League 2026/2027 melawan Arema…