Ia menilai keberhasilan program revitalisasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang diterima, tetapi juga oleh kemampuan sekolah dalam mengelola dana secara bertanggung jawab.
Oleh sebab itu, keterbukaan informasi kepada komite sekolah, orang tua, dan masyarakat juga perlu dilakukan sejak awal pelaksanaan kegiatan.
Menurut Sugiyarto, transparansi akan menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya persoalan di kemudian hari sekaligus memastikan penggunaan dana benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas sarana pendidikan.
“Semua proses harus terbuka. Dengan begitu masyarakat bisa ikut mengawasi dan tujuan revitalisasi sekolah dapat tercapai secara maksimal,” pungkasnya. (ovi/ans/kpg)
Page: 1 2
Verifikasi calon Rektor UPR kini menjadi kewenangan Senat Universitas. Empat dari delapan bakal calon dipastikan…
Bagi pencinta dessert pandan dan kaya toast khas Singapura, Pandan Kaya Toast Cookies bisa menjadi…
Bagi pencinta mi instan, ada banyak cara untuk membuat semangkuk mi terasa lebih spesial. Salah…
Tim Nasional Australia sukses memetik kemenangan krusial dalam laga penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 yang digelar…
Timnas Jepang berhasil mencuri satu poin penting setelah menahan imbang Belanda dengan skor 2-2 pada laga pembuka…
PUPR Kota Palangka Raya memastikan pelebaran Jalan Lele yang sempat viral di media sosial akan…