
Kadispora Kalteng, Agus Siswadi dan Kadis PUPR Kalteng, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, ST MT, berdiskusi dengan tim Inspeksi PT LIB, Somad, terkait kesiapan Stadion Tuah Pahoe yang akan digunakan sebagai home base tim Adhyaksa FC, belum lama ini. (FOTO ; INDAR/PROKALTENG.CO)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Manajemen Adhyaksa FC angkat bicara terkait masuknya klub tersebut dalam daftar FIFA Registration Ban List atau daftar sanksi larangan registrasi pemain baru yang dikeluarkan FIFA.
Manager Tim Adhyaksa FC, Henry Arifianto mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti informasi mengenai sanksi tersebut.
“Terkait dengan hal tersebut manajemen sedang melakukan konsolidasi dengan PSSI dan juga FIFA,” kata Henry Arifianto, saat dikonfirmasi oleh Prokalteng.co, Jumat (10/7/2026).
Henry memastikan adanya sanksi tersebut tidak mengganggu persiapan tim dalam menghadapi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League musim 2026/2027.
“Hal tersebut tidak mengurangi persiapan tim dalam menghadapi Super League musim 2026/2027,” ujarnya.
Sebelumnya, Adhyaksa FC tercatat dalam FIFA Registration Ban List dengan status larangan melakukan registrasi pemain baru selama tiga periode pendaftaran. Sanksi tersebut mulai berlaku sejak 6 Juli 2026. (adr)
Kanwil Kemenkum Kalteng mengikuti Forum "PASTI ADA SOLUSI" untuk memperkuat pelayanan publik yang responsif, akuntabel,…
Komisi III DPRD Kalimantan Tengah meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah segera menyiapkan kantor sementara bagi…
Pengadilan Negeri Nanga Bulik menjatuhkan vonis 10 tahun penjara. Kepada dua terdakwa kasus penyelundupan narkotika…
DPRD Kota Palangka Raya mengapresiasi capaian pendapatan daerah tahun anggaran 2025, yang hampir mencapai target.
Diduga terbakar api cemburu, seorang oknum security PT. Nirmala Agro Lestari (NAL) berinisial LA alias…
DPMPTSP Lamandau menggelar aksi gotong royong "Jumat Barosih" sebagai bagian dari Gerakan Indonesia Asri untuk…