Categories: Nasional

Kementerian P2MI Gandeng Bappenas dan Unpad Transformasi Tata Kelola Pekerja Migran

“Kita ingin dorong konsep brain circulation. Orang berangkat bekerja ke luar negeri, mendapatkan ilmu, pengalaman, dan kompetensi global. Ketika kembali ke Indonesia, mereka pulang membawa keahlian tinggi untuk menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi dan sosial nasional,” imbuhnya.

Menteri Mukhtarudin berharap  penandatanganan Nota Kesepahaman dan antara KP2MI, Bappenas, dan Unpad ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Mari kita terus memperkuat sinergi demi menghadirkan pelindungan yang berkualitas serta mewujudkan visi besar Migran Aman, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” terang Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Kalteng.

 Transformasi Pekerja Migran Menuju Tenaga Terampil

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam melakukan transformasi holistik terhadap pengelolaan Pekerja Migran Indonesia.

Indonesia secara bertahap menghentikan pengiriman tenaga kerja tidak terampil (unskilled workers) dan berfokus penuh pada penempatan tenaga kerja terampil (skilled workers).

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa langkah ini merupakan pijakan sejarah baru dalam tata kelola ketenagakerjaan nasional.

Pekerja migran diarahkan bukan sekadar sebagai pencari kerja di luar negeri, melainkan sebagai aset Sumber Daya Manusia (SDM) strategis bangsa yang wajib mendapatkan perlindungan menyeluruh dari negara.

“Kita hadir di sini bukan hanya sekadar membuat langkah baru, tetapi membuat sejarah baru. Pekerja migran adalah bagian penting dari SDM kita yang memerlukan perlindungan menyeluruh mulai dari pelatihan, pendidikan, perlindungan, hingga filosofi kita dalam bekerja,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Kepala Bappenas menegaskan bahwa paradigma lama pengiriman pekerja unskilled sudah saatnya ditinggalkan. Ke depan, fokus pengiriman diprioritaskan pada pekerja migran yang memiliki keahlian spesifik guna meningkatkan daya saing serta martabat bangsa di tingkat global.

Menteri Rachmat Pambudy bilang Bappenas siap berkolaborasi erat dengan seluruh pihak terkait untuk merumuskan kebijakan yang presisi agar dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Sementara itu, Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Arief S. Kartasasmita, menyambut baik kolaborasi strategis antara Universitas Padjadjaran, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dalam membangun ekosistem Pekerja Migran Indonesia yang kompeten, adaptif, dan terlindungi dari hulu hingga hilir.

Page: 1 2 3 4

M Hafidz

Recent Posts

Belum Sempat Panen, Puluhan Hektar Kebun Sawit Warga di Lamandau Ludes Terbakar Karhutla

Puluhan hektar kebun kelapa sawit usia tiga tahun milik petani mandiri di Kabupaten Lamandau ludes…

17 hours ago

Tahu Isi Sayuran Pedas dengan Air Fryer

Tahu isi merupakan salah satu gorengan yang mudah disukai. Bagian luarnya yang renyah berpadu dengan…

17 hours ago

Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Palangka Raya, Ini Peringatan BMKG

Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah Palangka Raya, tetapi BMKG mengingatkan kabut asap masih berpotensi mengganggu…

17 hours ago

Mandi di Sungai Saat Kemarau, Bocah SD di Desa Bayat Lamandau Meninggal Tenggelam

Seorang bocah SD berusia 14 tahun di Desa Bayat, Lamandau, ditemukan meninggal dunia usai tenggelam…

18 hours ago

Tanpa Syarat Khusus, Puskesmas Menteng Buka Layanan Ruang Oksigen 24 Jam

Puskesmas Menteng Palangka Raya menyiagakan layanan ruang oksigen 24 jam tanpa syarat khusus bagi masyarakat…

18 hours ago

Kuasa Hukum Tegaskan Laporan Pidana Vokalis Band R.A.S.Y.A di Polda Kalteng Terus Bergulir

Kuasa hukum menegaskan laporan pidana dugaan pelecehan seksual nonfisik vokalis Band R.A.S.Y.A di Polda Kalteng…

18 hours ago