Mukhtarudin juga mengimbau masyarakat memanfaatkan Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Sisko P2MI) untuk memperoleh informasi mengenai lowongan kerja luar negeri, persyaratan, hingga tata cara keberangkatan yang legal.
Sementara itu, Supiat mengaku menjadi korban karena tergiur tawaran gaji besar. Pria yang mengaku hanya lulusan sekolah dasar (SD) itu berharap pengalamannya menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran kerja yang tidak jelas.
“Untuk warga Kalimantan Tengah, jangan tergiur karena gajinya besar. Risikonya sangat besar kalau pekerjaannya tidak sesuai dan tidak melalui jalur prosedural,” pesan Supiat. (hfz)
Page: 1 2
Jenazah Bripda Novandri Ramadhana akhirnya tiba di RS Bhayangkara, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 20.10 WIB.…
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. Menegaskan bahwa seluruh data calon peserta didik pada Sistem Penerimaan…
Nissan Cima Y33 Gen 3 adalah mobil sedan mewah ikonik dari Jepang yang diproduksi pada tahun 1996-2001.
Toyota Camry XV30, yang sering disebut sebagai Camry Menteri adalah sedan premium yang masih nyaman untuk dikendarai sebagai…
Rencana Pemerintah Kota Palangka Raya menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Lawu mulai 13…
Meski harga BBM non-subsidi turun, pengguna di Palangka Raya justru beralih ke Pertalite sehingga antrean…