Categories: Nasional

Korban TPPO Asal Barsel Dipulangkan, Menteri P2MI Ingatkan Warga Kalteng Jangan Tergiur Gaji Besar

Mukhtarudin juga mengimbau masyarakat memanfaatkan Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Sisko P2MI) untuk memperoleh informasi mengenai lowongan kerja luar negeri, persyaratan, hingga tata cara keberangkatan yang legal.

Sementara itu, Supiat mengaku menjadi korban karena tergiur tawaran gaji besar. Pria yang mengaku hanya lulusan sekolah dasar (SD) itu berharap pengalamannya menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran kerja yang tidak jelas.

“Untuk warga Kalimantan Tengah, jangan tergiur karena gajinya besar. Risikonya sangat besar kalau pekerjaannya tidak sesuai dan tidak melalui jalur prosedural,” pesan Supiat. (hfz)

Page: 1 2

M Hafidz

Recent Posts

Tempuh Perjalanan Darat Sekitar Tiga Jam Setengah, Jenazah Bripda Novandri Ramadhana Tiba di RS Bhayangkara

Jenazah Bripda Novandri Ramadhana akhirnya tiba di RS Bhayangkara, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 20.10 WIB.…

16 hours ago

Disdik Palangka Raya Pastikan Verifikasi Manual SPMB Jalur Domisili Tetap Dilakukan

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. Menegaskan bahwa seluruh data calon peserta didik pada Sistem Penerimaan…

16 hours ago

Nissan Cima Y33: Sedan JDM Super Langka di Era 90-an

Nissan Cima Y33 Gen 3 adalah mobil sedan mewah ikonik dari Jepang yang diproduksi pada tahun 1996-2001.

16 hours ago

Toyota Camry XV30, Nostalgia Sedan Mewah Bekas Menteri

Toyota Camry XV30, yang sering disebut sebagai Camry Menteri adalah sedan premium yang masih nyaman untuk dikendarai sebagai…

16 hours ago

Dukung Penutupan TPS Jalan Lawu, Arif M. Norkim Ingatkan Sosialisasi Harus Maksimal

Rencana Pemerintah Kota Palangka Raya menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Lawu mulai 13…

16 hours ago

Harga BBM Non-Subsidi Turun, Warga Palangka Raya Justru Beralih ke Pertalite

Meski harga BBM non-subsidi turun, pengguna di Palangka Raya justru beralih ke Pertalite sehingga antrean…

16 hours ago