“Anda anggap setelah SD tahu membaca, tahu menulis sudah. Belum. Tamat SMA sudah membaca berbagai literatur, sudah bisa pakai bahasa Inggris, sudah hebat. Ternyata juga belum,” kata Dzulfikar.
Ia menegaskan bahwa perjalanan pendidikan di perguruan tinggi bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk membangun kemampuan yang lebih besar.
Melalui semangat learning agility, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya mengikuti perubahan, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menciptakan masa depan Indonesia. (tim)
Masyarakat terpencil di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) keluhkan pembangunan kebutuhan Infrastruktur Utama oleh Pemerintah Daerah.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya terus mendalami penanganan perkara di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU)…
Jumlah hotspot karhutla di Kalteng turun drastis menjadi 1.824 titik per 7 September 2026.
Polda Kalteng terus memperkuat penegakan hukum terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah…
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Mahir Mahar Km 17, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota…
Iran mengklaim berhasil menghantam kapal induk dan kapal perusak Amerika Serikat dengan rudal balistik. Teheran…