Salah satu penghuni barak, Katiman (62) yang menjadi Korban Kebakaran pada Asrama TNI di Jl. Manunggal Kota Palangka Raya. Sabtu (20/6). (Foto : Heri/Prokalteng.co)
Api yang membara di kompleks Asrama TNI, Jalan Manunggal, Kota Palangka Raya, telah meninggalkan luka yang dalam bagi para penghuninya. Di balik kepulan asap dan puing-puing bangunan, tersimpan kisah pilu para korban yang harus menerima kehilangan harta bendanya dalam sekejap.
HERI MUKTI _ PALANGKA RAYA
APRILIA (13), salah satu penghuni asrama, masih terngingat detik-detik ketika api mulai membesar melalap tiga bangunan barak di kompleks Asrama TNI, Jalan Manunggal, Kota Palangka Raya, Sabtu (20/6/2026).
“Awalnya saya lagi di kamar, tiduran. Terus saya merasa lampunya kedap-kedip,” ujarnya dengan suara yang masih bergetar.
Ia tidak menyangka bahwa api akan melahap bangunan dengan begitu cepat. Merasa ada yang aneh, ia pun memutuskan keluar kamar untuk memeriksa keadaan. Saat berada di luar, ia mendengar suara gemuruh yang dikira suara tumpahan air. Namun, ketika melihat ke arah belakang asrama, ia dikagetkan dengan pemandangan kobaran api yang membesar dan melahap bangunan.
“Pas saya keluar, apinya sudah gede dari arah belakang. Sempat takut juga karena tempatnya dekat sekali di situ,” katanya.
Bagi Katiman (62), penghuni barak lainnya fakta yang diterima lebih mengejutkan. Sebab, ia sedang berada di luar asrama ketika musibah itu terjadi.
“Saya tidak tahu asalnya (api). Tiba-tiba kakak mendatangi saya, bilang, ‘Pulang ke Manunggal, ada kebakaran’. Gitu saja,” katanya dengan nada yang masih terkejut.
Page: 1 2
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah tidak hanya mengancam permukiman dan aktivitas masyarakat, tetapi…
Belakangan beredar anggapan bahwa layanan scaling gigi atau pembersihan karang gigi tidak lagi ditanggung BPJS…
Arema FC akan ditantang oleh tim promosi Isenmulang Kalteng FC dalam laga perdana BRI Super League musim 2026-2027 yang akan…
Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan pelindungan PMI tidak hanya menyangkut pekerja, tetapi juga keluarga dan anak…
Minimnya realisasi keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah, yang baru menyentuh angka 38 persen hingga…
Banyak pekerja di wilayah konstituen Kalimantan Tengah (Kalteng), menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun dirumahkan…