“Saya masih belum bisa sebutkan, yang pasti masih di Kecamatan Katingan Tengah,” ujarnya.
Selain peran tersangka N, Dodik juga menjelaskan keterlibatan dua tersangka lainnya yang telah lebih dahulu diamankan oleh petugas. Tersangka berinisial R diketahui turut serta dalam tindak pidana tersebut, sedangkan tersangka S atau A kedapatan membawa senjata tajam saat bentrokan maut itu terjadi.
“Yang inisial R perannya turut serta, yang inisial S itu perannya membawa senjata tajam,” jelasnya.
Terbaru, penangkapan Y dan L menambah daftar terduga pelaku yang berhasil diamankan, setelah sebelumnya polisi membekuk tiga pelaku lainnya berinisial S, R, dan N.
Kini perhatian tertuju pada terduga pelaku bernama Bio dan Ramblan yang saat ini sedang diburu. Keduanya merupakan adik dari Saldy alias Ateng. Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan fakta bahwa ketiga tersangka yang kini telah ditahan tersebut, rupanya masih memiliki hubungan kekerabatan.
Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan perkara untuk memburu pelaku-pelaku lain yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). (her)
Page: 1 2
Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan pelindungan PMI tidak hanya menyangkut pekerja, tetapi juga keluarga dan anak…
Minimnya realisasi keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah, yang baru menyentuh angka 38 persen hingga…
Banyak pekerja di wilayah konstituen Kalimantan Tengah (Kalteng), menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun dirumahkan…
Seorang pria berinisial MSP (56) ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan ABL (57), seorang ketua RT,…
Pemkab Kotim dan Kanwil Kemenkum Kalteng memperkuat kerja sama untuk mendorong perlindungan kekayaan intelektual melalui…
Nama Sandiaga Uno kembali muncul di tengah menguatnya wacana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih.